Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Hari Ini Pemprov Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Karlahut PDF Cetak Email
Senin, 19 Pebruari 2018 07:38

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Meningkatnya aktivitas kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di beberapa Kabupaten dalam beberapan pekan terakhir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menetapkan status siaga darurat, Senin (19/2/18).

 


Penetapan status siaga darurat ini menyusul penetapan status siaga darurat tiga Kabupaten yakni Kabupaten Indragiri Hilir, Bengkalis dan Pelalawan. Sementara Kora Dumai dan Meranti bakal menyusul.


Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger kepada media mengatakan, penetapan status siaga darurat karlahut ini bakal diumumkan hari ini oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim.


"Ya, hari ini kita rapat koordinasi dan penetapan status siaga darurat karlahut Provinsi Riau. Tiga Kabupaten sudah menetapkan status siaga, tentu kita juga segera menetapkan status siaga," ujar Edwar Sanger.


Setelah penetapan status siaga darurat bencana Karlahut, Pemprov Riau akan mengajukan permintaan bantuan Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB)."Kita nanti minta bantuan heli (helikopter), seperti tahun-tahun sebelumnya. Tindakan ini untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, yang tidak bisa di jangkau melalui darat,"jelasnya.


Dijelaskan Edwar Sanger, terhitung hingga tanggal 16 Februari, terdapat delapan daerah yang mengalami karlahut cukup parah yakni Kota Dumai, 62, 75 hektar, Kabupaten Bengkalis, 58 hektar, Meranti, 101.5 hektar, Siak, 0.5 hektar, Kota Pekanbaru, 27 hektar, Kabupaten Kampar, 15.25 hektar, Inhu, 121, 5 hektar dan Inhil, 24 hektar.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman