Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Instruksi Presiden, Gubri Langsung Rapat Karhutla dengan Satgas PDF Cetak Email
Rabu, 07 Juni 2017 19:26

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Setelah mendapat instruksi Presiden RI, Joko Widodo pada saat rapat terbatas, Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman langsung melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan Satgas Siaga Darurat Karhutla Penanggulangan Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2017, di Makorem 031 Wirabima, Pekanbaru, Rabu (7/6/17).

 

Rakor tersebut tersebut dihadiri Komandan Satgas Siaga Darurat Karhutla Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Abdul Karim‎, Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain, Danlanut Roesmin Nurjadin Marsma TNI TBH Age Wiraksono, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger dan Forkopimda Kabupaten/Kota.

Masalah karhutla kata Gubri, masih menjadi prioritas pemerintah pusat."Ini karena masalah karhutla saking pentingnya. Presiden minta Riau agar keberhasilan penanggulangan karhutla 2016 dilanjutkan, kalau bisa ditekan agar lebih baik," pintanya.

Gubri berharap, agar semangat tahun sebelumnya dapat ditingkatkan. Sedangkan masalah strategi pananganan, baik secara struktural maupun non struktural."Secara struktur kita terus mendorong melakukan persiapan, dapat memperhatikan sekat kanal, peralatan, termasuk sumber daya manusianya," ungkapnya.

Untuk non struktural, sebut gubernur tak kala pentingnya. ‎Menurutnya sosialisasi masih dinilai efektif menekan karhutlat, sehingga apa yang dilakukan ditahun 2016 masih berlaku sampai sekarang.Termasuk mengajak korporasi (perusahaan) untuk turut membantu melakukan langkah pencegahan kebakaran lahan dan hutan. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy