Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Wagubri Kecewa Banyak Perusahaan tak Hadiri Rakor Karhutla PDF Cetak Email
Selasa, 02 November 2010 13:25

PEKANBARU, RIAUPLUS.COM- Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit, mengaku sangat kecewa dengan sejumlah perusahaan di bidang perkebunan dan kehutanan yang beroperasi di Riau. Pasalnya sebagian besar perusahaan itu, tidak menghadiri rapat koordinasi (Rakor) tentang kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).


Kekecewaan Wagubri itu dilontarkannya di sela-sela mendampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Refiormasi (Menpan-BR), EE Mangindaan, yang melakukan kunjungan ke pusat pelayanan terpadu di Gedung Sembilan Lantai Kantor Gubernur Riau, Selasa (2/11)."Kita kecewa kepada pihak perusahaan perkebunan dan kehutanan, yang tidak hadir dalam Rakor Karhutla itu,"tegas Mambang.

Menurut Mambang, dari puluhan perusahaan yang diharapkan hadir itu, ternyata hampir separuh diantaranya tidak bisa hadir. Untuk perusahaan bidang perkebunan ada sekitar 60 persen yang tidak hadir. Sementara perusahaan bidang kehutanan sekitar 40 persen.

Seharusnya kata Mambang, paling tidak perusahaan dapat memenuhi undangan itu dengan mengirimkan perwakilannya. Apalagi, Rakor ini membahas koordinasi tentang antisipasi kebakaran hutan dan lahan yang berada di lokasi perusahaan tersebut.

Mambang menilai, seharusnya pihak perusahaan dapat menerapkan budaya malu."Orang ingin membantu mengatasi kebakaran di lahan kita, kok tidak hadir. Budaya malu itu perlu diterapkan. Kalau sudah membudaya, dunia pasti aman,"beber Mambang.

 

Sementara sambung Mambang, sejumlah perwakilan dari instansi terkait di seluruh kabupaten/kota, hadir dalam Rakor tersebut. Karena itu, Wagubri meminta agar ke depannya perusahaan lebih peduli terkait koordinasi Karhutla di Riau. M Nur Zein

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar