Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Ingin Kuasai Harta, Paman Bunuh Ponakannya Yang Bisu PDF Cetak Email
Selasa, 30 November 2010 21:19

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Seorang paman, Jasman (37) warga Desa Buluh Cina, Siak Hulu, Kampar, tega membunuh keponakannya yang mengalami cacat bisu, Siti Aminah (23), karena harta warisan. Peristiwa ini terungkap dalam rekonstruksi yang digelar Ditreskrim Polda Riau, Selasa (30/11).


Dalam rekonstruksi yang dipimpin Kasat I AKBP Auliansyah Lubis SIK ini, ada sekitar 13 adegan yang diperagakan tersangka bersama adik angkatnya Jumadi (27). Terungkap, bahwa motif pembunuhan itu
karena sang paman ingin menguasai harta warisan korban.

"Awalnya tersangka Jasman sempat membantah telah sebagai pembunuh keponakannya ini. Namun setelah dilakukan pemeriksaan intensif dan berdasarkan bukti, akhirnya tersanhgka tidak bisa mengelak.
Bahkan dalam rekonstruksi ini diketahui otak pelakunya adalah Jasman,"sebut Kasat, yang didampingi Kanit Jatanras AKP Wawan SH MH.

Dari rekonstruksi yang diperagakan kedua tersangka ini berawal dari pertemuannya pada Ahad (10/10)
silam sekitar pukul 10.00 Wib di rumah Jasman. Ketika itu, Jasman mengajak Jumadi untuk membunuh korban.

Kemudian keesokan harinya, kedua tersangka yang telah merencanakan aksi pembunuhan itu, langsung
menuju rumah Siti. Setibanya di rumah korban, lalu Jasman masuk lewat pintu belakang. Sementara Jumadi diminta untuk memantau situasi di luar rumah.

Setelah masuk ke dalam rumah, Jasman langsung mencekik korban leher korban dengan selendang. Bahkan ketika itu, Jasman langsung membanting tubuh korban ke lantai.

Karena korban masih bergerak, tersangka kembali mencekik leher korban dengan menggunakan tangan. Sementara Jumadi memegang kaki korban. Hingga akhirnya, Siti menghembuskan nafas terakhirnya. M. Nur Zein

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri