Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal keenam

    cahari olehmu akan sahabat,
    yang boleh dijadikan obat.

    cahari olehmu akan guru,
    yang boleh tahukan tiap seteru.

    cahari olehmu akan isteri,
    yang boleh menyerahkan diri.

    cahari olehmu akan kawan,
    pilih segala orang yang setiawan.

    cahari olehmu akan abdi,
    yang ada baik sedikit budi,



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Mantan Ketua Panwaslu Dituntut 2,6 Tahun Penjara PDF Cetak Email
Senin, 29 November 2010 19:20

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pekanbaru, Akhmad Ali Junaidi, akhirnya dituntut jaksa selama dua tahun dan enam bulan penjara. Ali terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana hibah dari Pemko Pekanbaru.


Dalam amar tuntutannya, jaksa Ivan Hebron Siahaan SH di persidangan, Senin (29/11) Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menyatakan, Ali terbukti bersalah melanggar pasal 3 ayat 2 UU nomor 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi, junto pasal 55 KUHP. Selain itu, Ali juga dikenakan denda sebesar Rp50 juta atau diganti dengan subsidair tiga bulan kurungan.

Tidak hanya itu, Ali juga dibebankan untuk membayar uang pengganti kerugiaan kepada negara sebesar Rp56,2 juta. Jika tak sanggup, Ali harus menggantinya dengan kurungan selama 1,3 tahun. Selain Ali, dua terdakwa lainnya yakni Aprizal dan Joko Risanto dituntut jaksa masing-masing dua tahun dan 1,6 tahun. Keduanya juga dikenakan denda Rp50 juta atau subsidair selama tiga bulan kurungan.

Aprizal dikenakan membayar uang pengganti sebesar Rp38,7 juta, karena sebelumnya telah mengembalikan uang sebesar Rp17,5 juta. Jika tak mampu, Aprizal harus menggantinya dengan kurungan selama setahun.

Sementara Joko, diharuskan membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp35 juta. Pasalnya, Joko sudah mengembalikan uang negara sebesar Rp21 juta. Apabila tak mampu, bisa diganti dengan penambahan kurungan selama sembilan bulan.

Atas tuntutan jaksa tersebut, ketiga terdakwa langsung mengajukan pembelaan (pledoi) kepada majelis hakim yang dipimpin Sudjarwanto SH. Sidang dilanjutkan satu pekan mendatang.

Kasus korupsi ini berawal itu terdakwa selaku Ketua Panwaslu menerima dana hibah dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, untuk training of trainer Panwas Se-Kecamatan pada tahun 2009 sebesar Rp190.050.000. Namun terdakwa mengaku hanya menerima dana sebesar Rp100 juta dari Pemko.

Ada empat item dana kegiatan dalam training of trainer ini yang disalahgunakan terdakwa. Hingga akhirnya kasus korupsi ini, dilaporkan oleh salah seorang anggota Panwas kecamatan ke Mapolda Riau. M. Nur Zein

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat