Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Empat Tersangka Pembunuh Polisi Disidangkan di Bengkalis PDF Cetak Email
Rabu, 24 November 2010 17:13

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Jajaran Sat I Reskrim Polda Riau, melimpahkan berkas dan empat tersangka kasus pembunuhan terhadap dua anggota Polsek Pinggir Yosef Marbun dan Alex Simbolon, ke Kejati Riau dan langsung di serahkan ke Kejari Bengkalis untuk disidangkan. Penyerahan keempat tersangka itu, karena berkasnya sudah dinyatakan lengkap (P-21).

Penyerahan keempat tersangka masing-masing, Jimmi Marbun, Rianto, Ishak dan Heriadi itu, dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Riau,AKBP S Pandiangan SH. "Kemarin kita serahkan keempat tersangka itu ke Kejati Riau. Lalu hari itu juga, kita serahkan ke Kejari Bengkalis untuk disidangkan,"ujar Pandingan, Rabu (24/11).

Disidangkannya keempat tersangka tersebut di Pengadilan Negeri Bengkalis, karena memang locus delicty-nya di wilayah hukum Pengadilan Bengkalis."Tempat kejadian perkaranya kan di Pinggir yang merupakan wilayah hukum Pengadilan Bengkalis,"tegasnya lagi.

Bebertapa waktu lalu, Polda sudah melakukan rekonstruksi ulang di Jalan Parit Indah, Tangkerang Labuay. Dipilihnya lokasi ini, karena untuk menjaga keamanan empat tersangka pelaku pembunuhan. POlisi terpaksa mengalihkan lokasi rekonstruksi dari tempat kejadian perkara (TKP) sebenarnya di Jalan Raya Kandis-Duri.

Ini dilakukan, selain untuk menjaga keamanan empat tersangka dan menghindari amukan dari keluarga korban, juga karena lokasi TKP aslinya yang jauh. Lalu polisi mencari lokasi yang hampir mirip dengan TKP aslinya.

Ketika itu, keempat tersangka melakukan rekonstruksi sebanyak 35 adegan. Adegan dimulai dari tersangka duduk di kebun sawit, lalu membunuh kedua polisi tersebut. Selain itu ada juga ada adegan bagaimana tersangka secara membabi-buta menghabisi nyawa korban dengan menggunakan cangkul.

Usai menghabisi korban, tersangka kemudian membawa mayat korban ke dalam truk colt diesel. Selanjutnya membuang jasad korban ke sebuah kanal di pinggir Jalan Raya Kandis. Dalam rekonstruksi itu, para tersangka juga menggunakan barang bukti untuk menghabisi korban seperti, parang dan cangkul. M Nur Zein

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy