Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Polda Bekuk Dua Sindikat Narkotika PDF Cetak Email
Selasa, 23 November 2010 14:24

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Jajaran Direktorat Narkoba Polda Riau berhasil membekuk dua sindikat Narkotika jenis shabu-shabu, Adi (31) warga Komplek Perum Duta Mas dan Azra alias Amek (29) warga Jalan Pasir Putih Siak Hulu, Selasa (23/11) sekitar pukul 02.00 Wib dinihari di tempat berbeda. Dari tangan keduanya, polisi menemukan barang bukti satu paket shabu seharga Rp800 ribu.

Informasi yang dirangkum riauplus.com melalui Kasat I AKBP Sukman mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka ini berawal dari informasi masyarakat. Lalu polisi melalukan penyamaran dengan menurunkan tim under cover buy, dengan menemui Amek.

Ketika itu, polisi memesan satu paket shabu seharga Rp800 ribu kepada Amek. Setelah mengambil uang, lalu Amek menghubungi Adi memesan shabu kepadanya."Kedua orang ini memang dikenal pengedar di daerahnya,"sela Sukman.

Adi yang mendapat pesanan dari Amek itu, lalu menghubungi Jay (DPO) warga Jalan Soekarno-Hatta. Saat itu, Adi langsung bertemu dengan Jay di sebuah Pom bensin untuk melakukan transaksi shabu sebesar Rp1,5 juta.

Kemudian, Adi kembali menemui Amek untuk menyerahkan pesanan paket shabu sebesar Rp800 ribu. Usai menerima shabu dari Adi itu, Amek lalu menemui polisi yang melakukan penyamaran.

"Saat menyerahkan shabu itu, kita langsung menangkap Amek. Lalu kita kembangkan dan menangkap Adi di rumahnya. Dari hasil penggeledahan di rumah Adi, kita menemukan barang bukti lainnya seperti plastik bening, mancis dan lainnya,"ujar Sukman. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang