Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Ribuan Pedagang Plaza Sukaramai Mogok PDF Cetak Email
Selasa, 23 November 2010 14:05

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM – Ribuan pedagang pedagang Plaza Sukaramai atau yang dikenal dengan Ramayana di Jalan Sudirman, melakukan aksi demo ke DPRD Kota Pekanbaru. Unjuk rasa ini dilakukan karena pedagang kecewa, dengan sikap pengelola Plaza Suka Ramai yang secara sepihak menaikkan harga service cas dan memadamkan listrik sejumlah toko.

Ketua Himpunan Pedagang Plaza Pasar Sukaramai, Ismet Bakri kepada wartawan, Selasa (23/11) mengatakan, aksi ini sebagai rasa kekecewaan atas tindakan pengelola yang seolah mengambil kebijakan sepihak."Ini tidak benar lagi. Pengelola secara sepihak menaikkan service cas, tanpa ada perundingan dengan pedagang,"jelasnya.

Ismet mengatakan, kenaikan tarif service cas ini sudah berlangsung selama tiga kali mengalami kenaikan. Bahkan kenaikan sangat tinggi yakni mencapai Rp35 ribu per meternya."Awalnya biaya service cas itu hanya 32 ribu,"tegasnya.

Tidak hanya service cas kata Ismed, pengelola juga menaikkan harga tagihan listrik. Semula untuk tagihan listrik hanya 900/KHW, naik menjadi 1.300/KWH.

Parahnya lagi ungkap Ismet, meski ada kenaikan namun fasilitas umum di Plaza Sukaramai itu tidak mengalami perubahan. Karena itu, pedagang merasa kecewa.

"Bukannya kami enggan membayar semua tunggakan kami, tetapi kami sepakat untuk hanya membayar hingga bulan Juli. Akan tetapi, tanpa adanya pemberitahuan kepada kami, listrik kami diputus sepihak,"ujarnya.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Desmianto mengatakan, pihaknya menerima aspirasi dari ribuan pedagang tersebut. Selanjutnya DPRD Pekanbaru, merencanakan Senin (29/11) mendatang, akan memanggil pihak pengelola Plaza Sukaramai, Kabag Hukum Pemko Pekanbaru, Dinas Pasar Pekanbaru, PLN Kota Pekanbaru dan pedagang.

Sementara itu, General Affairs Plaza sukaramai, Suryanto, bahwa pihaknya sebelumnya telah memberitahukan kepada pedagang untuk segera membayar tagihannya. Karena pedagang sudah menunggak tujuh bulan hingga delapan bulan terakhir.


"Ada sebanyak 14 kios yang menunggak di Plaza Sukaramai ini. Rata-rata tunggakan pedagang mencapai Rp1,4 juta hingga Rp1,5 juta. Dan 14 kios ini sudah berniat untuk membayarnya, tapi dihalang-halangi oleh pedagang yang lainnya,"terangnya. M. Nur Zein


 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran