Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Dugaan Limbah Chevron, DPRD Riau Sidak Tahura PDF Cetak Email
Rabu, 15 Mei 2019 21:58

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Komisi IV DPRD Riau mendatangi Taman Hutan Raya Sultan Syarif Kasim (Tahura SSK), Minas, Kabupaten Siak, Rabu (15/5/19) untuk menindaklanjuti hasil hearing dengan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) beberapa hari lalu, atas dugaan adanya limbah, yang diduga milik Chevron di lokasi aliran sungai di sekitar Tahura.

 


Sidak tersebut dipimpin oleh Asri Auzar, didampingi anggota komisi IV DPRD lainya yakni, Yurjani Moga, Masgaul Yunus, Syamsurizal, dan Manahara Manurung."Kita mendapati adanya limbah di lokasi, dan sudah coba ditutupi dengan terburu-buru sedalam 20 cm. Ini yang kita sesalkan, apakah respon seperti itu sesuai SOP penanganan limbah," kata Asri Auzar, Rabu (15/5/19).


Asri menambahkan, cipratan limbah di lokasi Tahura cukup mengkawatirkan, sebab limbah B3 juga ikut mengotori area tempat pelatihan Gajah."Tadi kita sudah minta agar DLHK melakukan uji laboratorium terhadap komponen limbah yang didapati. Karena beberapa diantaranya ada limbah B3," cakapnya lagi.


Sementara itu, menanggapi hal itu, PT CPI menyambut baik kunjungan tersebut dan menjelaskan tentang bagaimana pekerjaan di lokasi tersebut dijalankan dengan tetap memperhatikan kelestarian ekosistem.


Menurut Manager Corporate Communications PT CPI Sonitha Poernomo, kegiatan dilaksanakan berdasarkan arahan dan persetujuan dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta dukungan dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3) KLHK, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau – UPT KPHP Minas Tahura, dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.


Sonitha mengatakan, pekerjaan lapangan di Tahura meliputi identifikasi dan pekerjaan pendahuluan untuk mencegah meluasnya area yang terpapar. Tanah yang terpapar dimasukkan dalam kantong khusus dan dibawa ke fasilitas pengelolaan berizin yang telah disetujui.ck/nor

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri