Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Dugaan Korupsi Eksploitasi Pasir Rupat, Jaksa Panggil Kepala ESDM Riau PDF Cetak Email
Kamis, 11 Oktober 2018 19:09

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengusut dugaan korupsi dregging/eksploitasi pasir laut dan royalti penambangan pasir laut di Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Sejumlah pihak terkait dipanggil untuk diklarifikasi terkait dugaan penyimpangan itu.

 


Jaksa penyelidik sudah memanggil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Riau, Eva Revita dan Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Burhanuddin.


Sebelumnya, Burhanuddin pernah menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pengembang Perdagangan di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis. Dia dipanggil terkait jabatannya tersebut.


Setelah memeriksa dua pejabat itu, Kamis (11/10/2018), jaksa penyelidik memanggil mantan Kepala Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Riau, Abdul Lafiz. Dia datang ke Kantor Kejati Riau di Jalan Arifin Achmad sekitar pukul 09.00 WIB.


Abdul Lafiz tak lama berada di Kantor Kejati Riau. Dia dikabarkan hanya membawa sejumlah dokumen yang berkaitan dengan eksploitasi pasir laut dan royalti penambangan pasir laut di Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.


Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau, Muspidauan, membenarkan adanya pemanggilan terhadap Abdul Lafiz.‎ "Bersangkutan datang memenuhi panggilan (penyelidik)," kata Muspidauan.


Muapidauan menyebutkan, pemanggilan terhadap Abdul Lafiz masih dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket). "Dia (Abdul Lafiz) datang untuk diklarifikasi dan dimintai keterangannya. Bukan sebagai saksi. Jadi belum dibisa dijelaskan secara rinci," kata Muapidauan.


Pengusutan dugaan korupsi ini, berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejati Riau, Uung Abdul Syakur SH MH, dengan nomor: PRINT-14/N.4/Fd.1/09/2018 tanggal 25 September 2018.‎


Berdasarkan informasi yang dirangkum Pekanbaru MX, dugaan korupsi korupsi kegiatan Dregging/ eksploitasi pasir laut secara ilegal itu, dilakukan oleh PT Global Jaya Maritimindo. Sedangkan tunggakan royalti penambangan pasir laut tersebut, terhadap PT Tri Mar Theo.ck/nor

 

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat