Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Ikan Arwananya Dicuri, Anggota DPRD Riau Ini Rugi Rp400 Juta PDF Cetak Email
Kamis, 11 Oktober 2018 14:52

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Anggota DPRD Riau Rusli Ahmad mengaku mengalami kerugian sekitar Rp400 juta, akibat ratusan jenis ikan Arwana miliknya hilang dicuri oleh Cahyono Sirongo-ringo alias Nono.

 

Pengakuan Rusli ini disampaikannya saat menjadi saksi di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (11/10/18) di hadapan majelis hakim yantg dipimpin Abdul Aziz SH. Dikatakan Rusli, dia mengetahui telah hilangnya ratusn ekor Ikan Arwana miliknya itu pada Senin (9/4/18) pagi di rumahnya di Jalan Utama Sari Nomor 01 Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

 

"Taunya pagi harinya Pak Hakim. Begitu saya lihat ikan di dalam aquarium, ternyata banyak yang hilang,"jelasnya.

 

Kemudian lanjut Rusli, pihaknya kemudian membuka hasil kamera CCTv. Berdasarkan kamera CCTv itulah, dia mengetahui pencurianya adalah terdakwa Cahyono.

 

Menurut Rusli, Ikan Arwana yang dicuri terdakwa terdiri dari jenis Super Red, Gold, Albino, Brazilian dan lainnya."Total kerugiannya sekitar Rp400-an juta Pak hakim,"paparnya.

 

Berdasarkan pengakuan terdakwa kata Rusli, ternyata dia disuruh oleh Gopeng (DPO) untuk mencuri ikan tersebut. Gopeng itu merupakan mantan karyawan Rusli.

 

"Karyawan saya itu ada sekitar 15 orang. Sejak kejadian ini, semuanya saya pecat pak hakim,"bebernya.

 

Akibat perbuatannya itu, Cahyono dijerat oleh jaksa penuntut umum (JPU) Aulia Rahman SH dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4 dan ke-5 KUHP junto Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHPidana.nor

 

 

 

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy