Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kejati Riau Panggil Rahmad Rahim dan Syahrial Abdi PDF Cetak Email
Senin, 08 Oktober 2018 18:58

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memanggil dua orang pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan komputer/server, alat-alat studio, komunikasi dan Implementation IOC Provinsi Riau pada Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfotik) Riau.

 


Pemanggilan kedua pejabat itu untuk dimintai keterangan, dan yang pertama memberikan keterangan adalah Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BPPD) Provinsi Riau, Rahmad Rahim pada Senin (8/10/2018) pagi.



Kegiatan ini diketahui sedang diproses hukum oleh Kejati dalam sangkaan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada tahun 2016 silam dalam APBD Riau.


"Pak Rahmad (Rahim) tadi cuma menyerahkan dokumen. Dokumen terkait penganggaran kegiatan di Diskominfotik (pengadaan komputer di Diskominfotik Riau,red)," ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan kepada Tribunpekanbaru.com pada Senin (8/10/2018).


Selain Rahmad Rahim, Kejati juga memanggil salah seorang pejabat di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau

Ia diantar oleh Syahrial Abdi Kepala BPKAD.Ia dipanggil penyidik Pidana Khusus (Pidsus) untuk menjelaskan proses pengembalian uang ke kas daerah dalam perkara ini.


"Pak Syahrial Abdi tadi mengantarkan anggotanya, Bendahara umum daerah. Dia diperiksa untuk memastikan terkait pengembalian kelebihan bayar yang dilakukan rekanan," sebut Muspidauan.


Dalam perkara ini, diketahui jika pemprov Riau telah menerima pengembalian uang kelebihan bayar dalam proyek itu senilai Rp 3.1 Miliar.tpc/nor



 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang