Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kejati Riau Bidik Dugaan Penyimpangan Gedung RSJ Tampan PDF Cetak Email
Minggu, 07 Oktober 2018 14:15

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kejaksaan Tinggi Riau saat ini mengusut dugaan penyimpangan pembangunan gedung Rumah Sakit Jiwa Tampan, Pekanbaru, senilai Rp38 miliar. Sejumlah pejabat di RSJ telah dimintai keterangan.

 


Hal ini dibenarkan Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Rumah Sakit Jiwa Tampan, Pekanbaru, Yenita Rizal SE MH, ketika ditemui, Kamis 4 Oktober 2018. "Iya kita ada diundang oleh Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Riau terkait laporan adanya dugaan penyimpangan proyek ini. Kita sudah jelaskan kepada mereka dan selanjutnya silahkan tanya ke Kejaksaan," ujar Yenita.


Lebih lanjut diungkapkannya jika ada penyimpangan pada proyek pembangunan tahun 2017 lalu, maka pihak Kejaksaan juga harus bertanggungjawab. "Mereka (Kejaksaan) kan tim kita. Proyek ini juga dikawal pihak Kejaksaan melalui TP4D. Jadi kalau ada penyimpangan, mereka juga harus bertanggungjawab," ujar Yenita.


Lebih jauh dijelaskan Yenita bahwa proyek ini sebelumnya juga sudah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Riau. "Apa-apa temuan dan rekomendasinya sudah kita laksanakan," ujarnya.


Ketika disebutkan bahwa informasi yang diperoleh, salah satu yang menjadi persoalan dugaan penyimpangan proyek ini adalah pembangunan gedung yang seharusnya tiga lantai dengan anggaran Rp38 miliar ini, namun kenyataannya hanya selesai dua lantai. Sementara pada lantai tiga hanya pekerjaan struktur, Yenita mengakuinya.


"Iya. Tapi dananya memang hanya cukup untuk segitu. Selain itu waktunya juga tidak cukup," ujarnya.bpc/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar