Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Penemuan Tulang Belulang di Kebun Sawit Pekanbaru Ternyata Korban Pembunuhan Sadis PDF Cetak Email
Rabu, 03 Oktober 2018 18:56

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Penemuan tulang belulang di sebuah kebun sawit di Jalan Sido Rukun Ujung, Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, yang membuat geger warga Kota Pekanbaru beberapa hari lalu akhirnya terungkap.

 


Setelah terungkap, diketahui bahwa tulang belulang yang ditemukan tidak utuh tersebut merupakan milik salah seorang pelajar di sebuah sekolah SMU swasta di Kota Pekanbaru bernama Rizky. Dia menjadi korban pembunuhan sadis oleh orang yang tidak dikenalnya.


Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, didampingi oleh Direskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Tjanjanto saat menggelar konferensi pers di Mapolda Riau, Rabu (3/10/18) mengatakan bahwa pihaknya berhasil menangkap seorang pria yang menjadi otak pembunuhan sadis tersebut.


"Pengungkapan tersebut berawal dari laporan keluarga korban pada 13 September 2018 lalu. Korban diketahui menghilang sejak 10 September 2018 setelah pulang dari sekolah," ungkapnya.


Penangkapan berhasil dilakukan seminggu setelah laporan kehilangan, setelah kepolisian melakukan penyelidikan terhadap handphone korban yang diketahui dipakai oleh keponakan pelaku.


"Dari laporan tersebut, kita lakukan penyelidikan. Berawal dari petunjuk nomor hp dari korban yang ternyata dipakai oleh keponakan pelaku. Kita dapat informasi bahwa pelaku berada di Tapung, kemudian dilakukan penangkapan. Pelaku terpaksa dihadiahi timah panas oleh polisi karena mencoba melarikan diri dan melawan," jelasnya.


Dari hasil penyelidikan dan interogasi terhadap pelaku, pelaku mengakui bahwa korban dibunuh dengan cara memukul korban dengan menggunakan balok hingga tewas, lalu menyembunyikannya di dalam tumpukan pelepah sawit.


Pelaku yang diketahui tengah mabuk tersebut mengaku, bahwa untuk menghilangkan jejak, dia kemudian membakar jasad korban yang tengah berada di dalam tumpukan pelepah sawit."Jadi untuk menghilangkan jejak, pelaku ini membakar korban yang tadi sudah disembunyikan di dalam tumpukan pelepah sawit," tambahnya.


Sebagai informasi, korban ditemukan sudah dalam kondisi gosong di dalam tumpukan pelepah yang terbakar. Kondisinya sudah tinggal tulang belulang yang tidak utuh.Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Riau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy