Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pencuri Motor di Kantor Gubri Ngaku Tujuh Kali Beraksi PDF Cetak Email
Jumat, 28 September 2018 19:15

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi beberapa waktu lalu di Kantor Gubernur Riau, sudah berhasil ditangkap dan kini diamankan Polsek Sukajadi, Pekanbaru untuk menjalani proses hukumnya. Ternyata, pelaku diketahui telah melakukan aksinya sebanyak tujuh kali.

 


Hal itu diungkapkan Kapolsek Sukajadi, AKP Zulfa Renaldo, Jumat, (28/9/2018), dimana pelaku sebenarnya melakukan aksi bersama seorang temannya yang identitasnya belum diketahui.


"Tersangka sudah mencuri tujuh kali, di parkiran Walikota Pekanbaru, BKD, Gedung Gubernur Riau, BNI Sudirman, Dispora Lima Puluh, dan diwilayah Polsek Lima Puluh," ujarnya.


Selama ini, sepeda motor yang berhasil dicuri oleh pelaku bersama temannya ini dijual seharga Rp500 ribu sampai Rp1 juta, yang digunakan untuk kebutuhan sehari - hari.


Penangkapan pelaku ini didasarkan pada barang bukti CCTv dan beberapa jenis kunci letter T, dan kunci pas ukuran 10.

"Kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun," pungkasnya.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat