Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kedua

    barang siapa mengenal yang tersebut,
    tahulah ia makna takut.

    barang siapa meninggalkan sembahyang,
    seperti rumah tiada bertiang.

    barang siapa meninggalkan puasa,
    tidaklah mendapat dua temasya.

    barang siapa meninggalkan zakat,
    tiadalah hartanya beroleh berkat.

    barang siapa meninggalkan haji,
    tiadalah ia menyempurnakan janji.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Berkas dan Tersangka Korupsi BRI Agro Diserahkan PDF Cetak Email
Jumat, 28 September 2018 13:42

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, menegaskan berkas perkara dugaan korupsi kredit fiktif BRI Agro Pekanbaru dengan tersangka Syahroni Hidayat, mantan kepala cabang, dinyatakan rampung dan memasuki proses tahap dua.

 

"Proses perkara korupsi kredit fiktif BRI Agro, sudah dilakukan tahap II kemarin, dan dalam waktu dekat berkas perkaranya akan kita limpahkan ke pengadilan tipikor," terang Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru, Sri Odit Megonondo, Jum'at (28/9/18) siang.

 

Dikatakan Odit, perkara korupsi ini terjadi saat pemberian kredit kepada 18 debitur non-performing loan (NPL) tahun 2009 lalu, yang merugikan negara sebesar Rp 5.3 miliar.

 

Dimana perbuatan Syahroni ini dilakukan secara bersama sama dengan almarhum Jauhari Hasibuan, mantan pegawai PTPN V. Saat itu BRI Agro Cabang Pekanbaru mengucurkan dana modal kerja untuk pembiayaan dan pemeliharaan Kebun Sawit di Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu, dengan total plafon pembiayaan sebesar Rp 5.3 miliar.

 

Namun, pada tahun 2015, muncul masalah. Ternyata lahan seluas 54 hektar yang diagunakan debitur tidak bisa dikuasai pihak bank. Selain itu lahan masuk kawasan kehutanan sehingga status tanah tidak dapat ditingkatkan menjadi sertifikat hak milik (SHM)," jelas Odit.

 

Atas perbuatannya, Syahroni dijerat Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) KUH.Pidana," tuturnya.rtc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat