Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
BNN Amankan 2 Kilo Sabu dan 24 Ribu Ekstasi di Pekanbaru PDF Cetak Email
Rabu, 08 Agustus 2018 16:45

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat berhasil menangkap dua orang pengedar narkoba di Pekanbaru dengan barang bukti sabu-sabu seberat 2 kilogram dan 24 ribu pil ekstasi.

 

 

 

Penangkapan itu dilakukan, Senin (6/8/2018) malam lalu. Kepala BNN Provinsi Riau, Brigjen Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya memback-up dalam penangkapan pengedar narkoba di Pekanbaru tersebut. Saat ini, para tersangka masih ditahan di Pekanbaru.


"Para tersangka saat ini masih di Pekanbaru untuk keperluan pengembangan. Nanti akan diterbangkan ke Jakarta untuk ditangani BNN Pusat," kata Wahyu, Rabu (8/8/18).


Menurutnya, penangkapan tersebut berawal pada Senin malam pada pukul 20.00 WIB berhasil menciduk dua orang tersangka, yakni AH yang merupakan seorang pria dan RM seorang wanita.


"Dari mereka itu lah kita mendapatkan sabu-sabu seberat 2 kilogram dan ekstasi 24 ribu butir. Mereka ditangkap di halaman Hotel Emma Graha Panam," ungkap Wahyu.


Tidak sampai di sana, BNN mengembangkan kasus ini dan mendapatkan tiga tersangka lainnya. Tersangka tersebut yakni RW seorang wanita, sisanya MY dan W yang merupakan pria.


"Dua tersangka yang pertama ditangkap (AH dan RM) mengaku mengirim barang tersebut atas perintah RW. Lalu kita kembangkan lagi dan menemukan RW, MY dan W di lokasi berbeda, tapi masih seputaran Pekanbaru," pungkas Wahyu.ck/nor



 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran