Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kedua

    barang siapa mengenal yang tersebut,
    tahulah ia makna takut.

    barang siapa meninggalkan sembahyang,
    seperti rumah tiada bertiang.

    barang siapa meninggalkan puasa,
    tidaklah mendapat dua temasya.

    barang siapa meninggalkan zakat,
    tiadalah hartanya beroleh berkat.

    barang siapa meninggalkan haji,
    tiadalah ia menyempurnakan janji.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Polda Usut Penyimpangan Lelang Proyek TPA Rp17 Miliar di Kuansing PDF Cetak Email
Kamis, 12 Juli 2018 09:26

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Direktorat Reserse Kriminal Umum  (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengusut dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kabupaten Kuantan Singingi, senilai Rp17 miliar.


Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, mengatakan, pihaknya sudah memanggil satu orang untuk dimintai keterangannya. Meski begitu, Polda Riau belum menerima laporan resmi tentang perkara tersebut.


Sunarto mengatakan, dugaan adanya tindak pidana itu diusut berdasarkan pengaduan masyarakat ke Kapolda Riau. Dalam surat pengaduan itu disebutkan ada pelanggaran dokumen. "Surat pengaduan itu didisposisikan ke Krimum, dan didalami," kata Sunarto, Rabu (11/7/2018).


Selanjutnya, tambah Sunarto, penyidik  Ditreskrimum mengagendakan pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait untuk dimintai keterangannya. "Kita akan konfirmasi," ucap mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara ini.


Sebelumnya Penyidik Unit III Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, memeriksa RA, Sekretaris Pokja Pengadaan Jasa Konstruksi Pembangunan TPA Kuansing awal pekan ini.


Pokja TPA Kuansing diduga melakukan kelalaian dalam memutuskan memenangkan PT NLI sebagai pemenang lelang dengan harga Rp15 miliar lebih. Perusahaan ini awalnya diduga tidak memenuhi syarat kemampuan dasar (KD) untuk mengikuti lelang tersebut.


Belakangan PT NLI berusaha memalsukan dokumen agar lolos dan memangkan lelang tender dengan mengklaim pernah membangun TPA di Bojonegoro, Jawa Timur. Akan tetapi, klaim itu diduga kuat palsu, setelah pemerintah setempat menyatakan tidak pernah membangun TPA di wilayah Sukorejo.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota