Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Polisi Pekanbaru Bekuk Anggota ISIS Kasus Pembunuhan PDF Cetak Email
Senin, 02 Juli 2018 17:03

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Polisi menangkap pelaku pembunuhan yang terindikasi jaringan ISIS di Pekanbaru, Ahad (1/7/2018) pukul 20.45 WIB di Jalan Cipta Karya, Gang Mesjid Nurul Illahi, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan, Tampan, Kota Pekanbaru.

 


Pelaku berinisial RH alias AH berumur 21 tahun. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang jahit itu membunuh Ahmad Syahwan, warga jalan Cipta Karya.


"Hasil interogasi awal terhadap pelaku diperoleh keterangan bahwa yang bersangkutan benar telah melakukan pembunuhan terhadap korban bernama Ahmad Syahwan. Pelaku melakukan pembunuhan karena diajak oleh rekannya YD als AZ yang sekarang masuk Daftar Pencarian Orang," ujar Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Andhia, Senin (2/7/2018).


Alasan korban dibunuh karena rasa kecewa tersangka Yandi kepada korban. Korban merupakan pimpinan dari tempat tersangka Yandi aliaz Abu Zakariya bekerja.


"Setelah melakukan interogasi awal selanjtnya dilakukan penggeledahan terhadap rumah tersangka dan ditemukan barang-barang yang berkaitan dengan organisasi ISIS. Kemudian dilakukan interogasi ulang terhadap TSK dan yg bersangkutan ikut organisasi ISIS," ungkap Ipda Budhia.


Beberapa barang bukti yang ditemukan empat helai bendera ISIS, dua bilah kampak, celurit, tiga keping CD dan satu kaleng cat pilot warna putih yangdigunakan untuk membuat bendera ISIS.


Saat ini RH alias AH diamankan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru untuk proses lebih lanjut. Polisi juga melakukan penyelidikan lanjut untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan tersangka dengan organisasi ISIS.ck/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang