Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Diperiksa KPK, Bupati Bengkalis Sebut Rp1,9 Miliar dari Usahanya PDF Cetak Email
Kamis, 07 Juni 2018 16:49

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mako Brimob Polda Riau, Kamis (7/6/2018). Dia dikonfirmasi terkait sejumlah aliran dana terkait sejumlah perusahaan di Bengkalis.

 


Amril yang ditemui di sela-sela pemeriksaan mengatakan, penyidik memberikan sejumlah pertanyaan kepada dirinya. Dia menyebutkan belum ditanya terkait aliran dana dari sejumlah perusahaan. "Belum ada," ucap Amril.


Terkait uang Rp1,9 miliar yang ditemukan KPK saat penggeledahan di rumah dinas Bupati Bengkalis beberapa waktu lalu, disebut Amril adalah miliknya. Menurutnya, uang itu berasal dari usaha yang dijalaninya.


"Tidak, dari perusahaan. Saya kan punya usaha," kata Amril sambil terus berjalan menuju masjid di lingkungan Mako Brimob Polda Riau untuk Salat Zuhur.


Amril menyatakan, uang dalam jumlah besar itu memang sengaja disimpan di rumah dinas dengan pertimbangan keamanan. "Saya simpan di rumah dinas. Lebih aman di rumah dinas daripada rumah pribadi," ucap Amril.


Sampai siang ini, proses pemeriksaan terhadap Amril masih berlangsung. Oleh penyidik, dia juga ditanya terkait perannya saat jadi anggota DPRD Bengkalis.


"Ditanya apa pernah jadi anggota dewan. Iya, tapi tidak terkait penganggaran," kata dia.


Terkait Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Rupat, Kabupaten Bengkalis, Amril mengaku tak tahu. "Tidak tahu saya," tuturnya.


Selain Amril, hari ini, penyidik KPK juga memeriksa tiga orang saksi lainnya dari Dinas PU Kabupaten Bengkalis. Pemeriksaan dilakukan di dua ruangan berbeda di gedung Mako Brimob Polda Riau.ck/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri