Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Polda Riau Tahan Pemilik E-Zone Pekanbaru, Operasional Tempat Usaha Dihentikan PDF Cetak Email
Selasa, 05 Juni 2018 16:09

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemilik dan pengelola arena permainan anak E-Zone yang terletak di Jalan KH Nasution Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru - Riau berinisial KL resmi ditetapkan sebagai tersangka, bersama tiga orang lainnya.

Artinya, ada empat tersangka yang ditetapkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, pasca penggerebekan yang dilakukan jajaran Subdit III terkait dugaan adanya perjudian di arena permainan anak tersebut."Empat orang kita tetapkan tersangka, termasuk pemilik usaha (E-Zone, red)," sebut Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto, Selasa (5/6/2018) sore.

Dipastikan Kombes Hadi, keempat orang tersebut juga telah dilakukan penahanan. "Sudah, saya tandatangani itu (Surat penahannya, red)," tegas Direktur Reskrimum Polda Riau.

Hal serupa juga diutarakan Kepala Sub-Direktorat Reserse Kriminal Umum Kompol Gunar Rahadianto. "Kita lakukan penahanan, ada empat orang tersangka, termasuk pemiliknya," yakin dia.

Sementara untuk arena permainan anak E-Zone yang berada di dalam kawasan perbelanjaan itu, setakat ini masih belum boleh dioperasionalkan. Garis polisi juga masih dipasang untuk kepentingan penyidikan, pasca penggerebekan Rabu (30/5/2018) malam lalu.

Diberitakan sebelumnya, dalam penggerebekan tersebut aparat berwajib turut menyita uang tunai senilai Rp75 juta, mesin permainan, koin dan lainnya. Disebut polisi, omset tempat itu ditaksir mencapai ratusan juta Rupiah.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota