Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Selain Merakit Bom, Terduga Teroris di Kampus Juga Ajak Orang Lakukan Bom Bunuh Diri PDF Cetak Email
Minggu, 03 Juni 2018 10:20

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kapolda Riau, Irjen Pol Drs Nandang MH mengungkapkan, terduga teroris berinisial Z yang dibekuk Tim Densus 88 Anti Teror dan Polda Riau di Kampus UNRI mempunyai beberapa peran. Selain merakit bom, dia juga mengajak orang melakukan 'amaliah' bom bunuh diri.

 


Hal itu dipaparkan Irjen Pol Drs Nandang MH saat menggelar konferensi pers di Mapolda Riau, Sabtu (2/6/2018) malam.


"Inizial Z yang (alumni) jurusan pariwisata mengajarkan bagaimana merakit bom melelaui Instagram. Kemudian ia juga mengajak untuk melaksanakan 'amaliah' melakukan bom bunuh diri," kata Kapolda Riau.


Seperti diketahui, Tim Densus 88 Anti Teror dan Polda Riau membekuk tiga orang terduga teroris di kampus Universitas Islam Riau, Sabtu (2/6/2018) siang. Mereka merupakan alumni Universitas Riau dari jurusan berbeda.


Terduga teroris tersebut berinisial D merupakan alumni 2002, K alumni 2004 dan Z alumni 2005. Mereka alumni jurusan komunikasi, administrasi dan pariwisata.ck/nor



 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman