Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kedua

    barang siapa mengenal yang tersebut,
    tahulah ia makna takut.

    barang siapa meninggalkan sembahyang,
    seperti rumah tiada bertiang.

    barang siapa meninggalkan puasa,
    tidaklah mendapat dua temasya.

    barang siapa meninggalkan zakat,
    tiadalah hartanya beroleh berkat.

    barang siapa meninggalkan haji,
    tiadalah ia menyempurnakan janji.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Ternyata, PHO Pembangunan RTH Buat Berita Acara Palsu PDF Cetak Email
Kamis, 31 Mei 2018 19:21

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Ketua Tim Proporsional Hand Over (PHO) pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar, Ardiansyah, diketahui membuat berita acara palsu usai melakukan pengecekan pembangunan RTH, sebelum menyerahkan hasilnya ke Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK).

 


Ardiansyah membuat seolah-olah PHO telah melakukan rapat internal setelah meninjau dan memverifikasi pembangunan RTH sebelum diteruskan ke PPK. Hakim anggota sidang Tipikor, Suryadi mencecar Ardiansyah dalam sidang lanjutan, Kamis (31/5/2018) di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.



Ia membeberkan Berita Acara Pemeriksaan yang menyebutkan jika Ardiansyah mengatakan telah melakukan rapat sebelum menyerahka hasil verifikasi ke PPK."Apa maksud bapak tidak ada rapat tapi disebutkan seolah-olah rapat diadakan,"katanya.


Diketahui dalam BAP disebutkan jika PPK, Yusrizal membuat daftar hadir rapat internal PHO yang sama sekali tidak pernah dilakukan. Daftar hadir ini diserahkan ke Ardiansyah untuk ditandatangani.


"(Dalam BAP) Anda sebutkan yang meminta membuat daftar hadir Yusrizal (PPK)," lanjutnya.


PHO seharusnya melakukan rapat internal atas hasil verifikasi pembangunan proyek sebelum menyerahkannya kepada PPK sebagai syarat pencairan anggaran pembangunannya.


Kenyataannya, Asrdiansyah tidak pernah menggelar rapat bersama anggotanya di PHO atas hasil verifikasi mereka, dan membuat berita acara rapat palsu.


Ardiansyah dalam sidang kali ini menjadi saksi bersama empat anggota PHO lainnya. Ia bersaksi untuk terdakwa Dwi Agus Sumarno, Yulia JB, dan Rinaldi Mugni.


Pembangunan RTH Tunjuk Ajar sendiri dianggarkan sebesar Rp 8 miliar lebih, dengan nilai kerugian negara lebih dari satu Miliar Rupiah.tpc/nor




 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri