Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal keenam

    cahari olehmu akan sahabat,
    yang boleh dijadikan obat.

    cahari olehmu akan guru,
    yang boleh tahukan tiap seteru.

    cahari olehmu akan isteri,
    yang boleh menyerahkan diri.

    cahari olehmu akan kawan,
    pilih segala orang yang setiawan.

    cahari olehmu akan abdi,
    yang ada baik sedikit budi,



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Polda Riau Grebek E-Zone, Praktik Judi Beromset Ratusan Juta Sehari PDF Cetak Email
Kamis, 31 Mei 2018 19:06

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Polda Riau menggerebek tempat permainan E-Zone, di Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, yang beromset ratusan juta rupiah per-harinya.


Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hadi Purwanto, mengatakan, lima orang pelaku diamankan dari tempat permainan yang berada di salah satu pusat perbelanjaan itu. Mereka adalah pemilik arena pemainan KL dan empat orang karyawannya berinisial Sap, LS alias Atas, hen dan Ay.


Hadi menjelasan, penggerebekan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, Rabu (30/5/18) malam. "Kita lakukan penyelidikan dan temukan adanya praktik perjudian. Kita tangkap pada pukul 21.00 WIB," ujar Hadi didampingi Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto, Kamis (31/5/18).


Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Diantaranya, dua unit mesin untuk permainan judi, beberapa slop rokok dan uang tunai Rp75.450.000.


Arena permainan E-Zone mendapat izin untuk permainan ketangkasan anak. Mesin yang ditampilkan juga tentang permainan anak-anak. Dari ratusan mesin, dua diantaranya diamankan karena sedang melakukan transaksi penukaran poin dengan uang.


"Aktivitasnya menukar koin untuk permainan. Dari permainan itu didapat voucher untuk ditukarkan uang langsung di TKP," kata Hadi.


Dari penyidikan sementara diketahui kalau praktik perjudian itu sudah lama dilakoni pelaku. "Satu hari omset didapat pelaku mencapai ratusan juta rupiah," ucap Hadi.


Untuk saat ini kelima pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka. "Kita belum lakukan penahanan, pelaku masih dalam pendalaman dan pemeriksaan," tutur Hadi.


Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 303 ayat 2 KUHPidana. Ancaman hukuman penjara maksimal selama 10 tahun dan denda Rp25 juta.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman