Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Korupsi BLJ, Hakim Nilai Kabag Keuangan dan Kabag Ekonomi Bertanggungjawab PDF Cetak Email
Rabu, 30 Mei 2018 20:52

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Majelis hakim yang menyidangkan perkara dugaan korupsi TPPU dana penyertaan PT BLJ, menilai Plh Kabag Keuangan, Arlis Suharman dan  Kabag Perekonomian Setdakab Bengkalis tahun 2012 Hamdan, turut bertanggungjawab.

 


Fakta ini diungkapkan majelis hakim yang dipimpin Khamazaro Waruwu SH, pada sidang Rabu (30/5/18) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Hakim menilai, keduanya berperan dalam proses pencairan dana penyertaan modal sebesar Rp300 miliar.


Baik Arlis maupun Hamdan diajukan Jaksa Penuntut Umum Eka Safitra SH sebagai saksi untuk terdakwa Yusrizal Andayani. Hakim mempertanyakan alasan keduanya memproses pencairan kendati persyaratannya tidak lengkap.


"Anda tau persyaratan pencairan tidak lengkap, kenapa dicairkan juga. Apa alasannya?,"tanya hakim.


Saat itu, keduanya masih enggan menjawab. Namun begitu didesak, keduanya akhirnya mengak atas perintah Bupati Bengkalis Herliyan Saleh.


Mendengar pernyataan kedua saksi itu, hakim Waruwu pun berang. Dia menilai, kedua saksi telah melakukan pelanggaran dalam proses pencairan.


"Hanya karena takut sama Bupati, lalu kalian cairkan. Kalian berdua harus turut bertanggungjawab, tidak bisa hanya para terdakwa ini saja,"tegas Waruwu.


Bahkan Waruwu juga sempat mengancam, jika status saksi yang disandang keduanya bisa berubah menjadi tersangka. Mendengar itu, kedua saksi ini langsung gemetaran.


Untuk diketahui,   Pemkab Bengkalis menyertakan dana ke perusahaan daerah (Perusda) Bengkalis, PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ), dengan Dirut Yusrizal Andayani. Namun belakangan, dana itu dialihkan terdakwa untuk membeli saham di PT Sumatera Timur Energi (STE) dan PT PIR dengan total Rp114 miliar.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang