Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Polda Riau Berhasil Amankan 44 Satwa Dilindungi PDF Cetak Email
Rabu, 30 Mei 2018 20:34

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Sedikitnya 44 satwa dilindungi berhasil diamankan oleh Polda Riau dan KSDA Riau. Nantinya setelah dilakukan penangkaran, hewan ini akan kembali dilepaskan ke habitatnya.

 


Wakapolda Riau Brigjen Pol Permadi menjelaskan gekaran Ops (taman satwa liar (TSL) ini merupakan program yang diperintahkan Kapolri dan dilakukan diseluruh jajaran Polri se-Nusantara. Dimana ini telah dilaksanakan sejak 14 mei hingga 14 Juni 2018 mendatang.


"Ini program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat lebih paham mengenai undang-undang atau hukum khususnya dalam memiliki atau memelihara hewan dilindungi. Jadi, untuk saat ini kita hanya sebatas melakukan edukasi dan sosialisasi. Namun, tidak menutup kemungkinan kita lakukan tindakan hukum," katanya, Rabu (30/5/18).


Lanjutnya, dari gerakan sosialisasi yang dilakukan bersama KSDA Riau, selama dua pekan berjalan Polda Riau telah mengamankan 44 satwa lindungi di Riau. Baik itu diambil dari masyarakat langsung yang memelihara atau pun masyarakat yang langsung datang untuk menyerahkan satwa tersebut.


"Kita apresiasi kepada masyarakat yang paham akan hukum dan kita juga mengimbau agar masyarakat yang masih memiliki atau memelihara satwa dilindungi untuk menyerahkan kepada Polri atau BKSDA yang nantinya akan kembali dilepas liarkan. Sebagai mana diketahui, hal ini telah diatur pada UUD nomor 5 tahun 1990 mengenai observasi sumber daya hayati dengan beberapa pasal lainnya," terangnya.


Kepala Teknis KSDAE BBKSDA Riau, Mahfudz merincikan 44 satwa liar yang berhasil diamankan tersebut terdiri dari 3 ekor rusa sambar, elang brontok 2 ekor, kucing 1ekor, beruang madu 2 ekor, oa 5 ekor. Kemudian, siamang 1 ekor, buaya sinyulong 5 ekor, anak singa 2 ekor, kura 4 ekor, labi-labi 5 ekor. Kukang 1 ekor, lutung 1 ekor, dan 1 ekor burung kakak tua jambol kuning,


"Seluruh hewan ini kita dapat dari tiga wilayah di Riau. Yakni dari wilayah Polres Siak, Meranti dan Kuansing. Kemudian rencananya akan kita lakukan pelepasliaran ke habitatnya setelah menjalani masa penangkaran hingga siap untuk dilepaskan,"terangnya.rtc/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran