Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal keenam

    cahari olehmu akan sahabat,
    yang boleh dijadikan obat.

    cahari olehmu akan guru,
    yang boleh tahukan tiap seteru.

    cahari olehmu akan isteri,
    yang boleh menyerahkan diri.

    cahari olehmu akan kawan,
    pilih segala orang yang setiawan.

    cahari olehmu akan abdi,
    yang ada baik sedikit budi,



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Ngaku Diusir Kasi Intel, MPR Demo Kantor Kejari Rohul PDF Cetak Email
Kamis, 24 Mei 2018 17:51

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- ‎Setelah aksi damai di Kantor Bupati Rokan Hulu (Rohul), Kamis siang (24/5/18), puluhan massa mengatasnamakan Masyarakat Peduli Rohul (MPR) melanjutkan aksi serupa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul.

 


Pada aksi damai di Kantor Kejari Rohul yang juga dikawal puluhan personel Polres Rohul dan Satpol PP Rohul, massa menyampaikan ‎sedikitnya 7 pernyataan sikap, termasuk meminta Kepala Kejari Rohul diganti.


Pertama, MPR‎ meminta Kejari Rohul usut tuntas aset tetap Pemkab Rohul berupa 28 unit kristal Bohemia yang merupakan dekorasi rumah dinas Bupati yang tidak diketahui keberadaannya dengan nilai Rp3.044.157.573 pada tahun anggaran 2018.


Kedua, mendesak Kejari Rohul, Polres Rohul, KPK RI untuk mengusut tuntas pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul yang belum selesai 100 persen, diduga teridindikasi praktik gratifikasi, untuk memuluskan proyek bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Riau‎ tahun anggaran 2016 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp35 miliar, dan diduga melibatkan oknum petinggi provinsi dan daerah.


Ketiga, mendesak Kejari Rohul untuk memanggil pihak PT. Spectratama selaku pelaksana dan konsultan pengawas, serta PPK/ PPTK pembangunan gedung RSUD Rohul.


Keempat, mendesak Kejari Rohul untuk mengusut tuntas pertanggung-jawaban dana hibah pengelolaan Masjid Agung Madani Islamic Center Rohul tahun anggaran 2014 dan 2015 yang bersumber dari APBD Rohul, serta memeriksa sumber pendapatan yang bersumber dari Bussines Center dan Retribusi yang dijadikan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD), mencapai Rp800 juta per bulan.


Kelima, meminta Kejari Rohul untuk tidak kongkalingkong dalam penegakan hukum di Kabupaten Rohul. Ke enam, meminta Kejari Rohul untuk tidak mempersulit ketika masyarakat ingin berkunjung dan bertemu siapapun yang mereka jumpai di Kejari Rohul.


‎Terakhir, massa mengutuk tindakan arogansi Kepala dan Kasi Intel Kejari Rohul, terkait dugaan pengusiran yang dialami Wikki Cs yang terjadi pada Selasa (22/5/2018).


Wikki mengaku pada Selasa lalu, ia dan rekannya datang ke Kantor Kejari Rohul untuk menanyakan bagaimana kelanjutan 3 kasus dugaan korupsi di RSUD Rohul yang sudah diserahkan pada aksi damai sebelumnya, seperti IPAL, Alkes, dan Incinerator.


"Kita ingin tahu sampai sejauh mana pemeriksaannya. Dari-dari kemarin kita ingin jumpa dengan Kasi Intel dan Kepala Kejaksaan, tapi tidak bisa jumpa. Pun ketemu dengan Kepala Kejaksaan kita dilayani di meja tunggu, tidak boleh masuk ke dalam," kesal Wikki.


Wikki mengaku bahkan dirinya dan temannya sempat diusir Kasi Intel Kejari Rohul Ade Lesmana dari ruangannya saat kunjungan tersebut.


"Kita berharap semua pelayanan baik, melayani masyarakat sebaik mungkin. Ke depan agar pihak Kejaksaan nyaman bekerja, kita selaku masyarakat juga nyaman," harapnya.


Untuk 3 laporan kasus dugaan korupsi ‎di RSUD Rohul, Wikki mengatakan pihak Kejaksaan akan memberikan hasil telaah Selasa pekan depan. Dan untuk perkara yang baru diserahkan dalam bulan ini sudah ada hasil telaahnya.rtc/nor

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota