Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kejati Minta Polda Riau Lengkapi Berkas Dugaan Korupsi Pipa Transmisi Inhil PDF Cetak Email
Rabu, 23 Mei 2018 23:00

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau masih berupaya melengkapi berkas perkara dugaan korupsi pengadaan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil).

 


Ditreskrimsus telah menetapkan dua orang tersangka dalam perkara ini. Keduanya adalah SSP selaku Direktur PT Panatori Raja yang merupakan pihak rekanan, dan EM selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).



Pihak kejaksaan telah menerima berkas perkara. Jaksa peneliti menyatakan berkas tersebut belum lengkap, atau P19, dan mengembalikannya ke penyidik untuk dilengkapi.


"Kita telah menerima berkas tahap I. Itu pada 30 April 2018 lalu," ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (KasiPenkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan, Rabu (23/5/2018).


Jaksa, sebutnya, kemudian melakukan penelaahan berkas. Hasilnya, Jaksa menilai berkas perkara masih terdapat kekurangan, dan harus dilengkapi berdasarkan petunjuk atau P19.


"Berkasnya sudah diteliti dan masih terdapat kekurangan yang harus dilengkapi oleh penyidik. Sehingga berkas dikembalikan dengan petunjuk atau P19 pada pekan kemarin," papar Muspidauan.


Dugaan korupsi ini berawal dari laporan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).Proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau tahun 2013 ini, menghabiskan dana sebesar Rp 3.415.618.000. Proyek ini ditengarai tidak sesuai spesifikasi.Pekerjaan tersebut dimulai 20 Juni 2013 sampai dengan 16 November 2013, sementara pada akhir Januari 2014 pekerjaan belum selesai.tpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu