Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kejati Minta Polda Riau Lengkapi Berkas Dugaan Korupsi Pipa Transmisi Inhil PDF Cetak Email
Rabu, 23 Mei 2018 23:00

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau masih berupaya melengkapi berkas perkara dugaan korupsi pengadaan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil).

 


Ditreskrimsus telah menetapkan dua orang tersangka dalam perkara ini. Keduanya adalah SSP selaku Direktur PT Panatori Raja yang merupakan pihak rekanan, dan EM selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).



Pihak kejaksaan telah menerima berkas perkara. Jaksa peneliti menyatakan berkas tersebut belum lengkap, atau P19, dan mengembalikannya ke penyidik untuk dilengkapi.


"Kita telah menerima berkas tahap I. Itu pada 30 April 2018 lalu," ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (KasiPenkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan, Rabu (23/5/2018).


Jaksa, sebutnya, kemudian melakukan penelaahan berkas. Hasilnya, Jaksa menilai berkas perkara masih terdapat kekurangan, dan harus dilengkapi berdasarkan petunjuk atau P19.


"Berkasnya sudah diteliti dan masih terdapat kekurangan yang harus dilengkapi oleh penyidik. Sehingga berkas dikembalikan dengan petunjuk atau P19 pada pekan kemarin," papar Muspidauan.


Dugaan korupsi ini berawal dari laporan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).Proyek milik Bidang Cipta Karya Dinas PU Provinsi Riau tahun 2013 ini, menghabiskan dana sebesar Rp 3.415.618.000. Proyek ini ditengarai tidak sesuai spesifikasi.Pekerjaan tersebut dimulai 20 Juni 2013 sampai dengan 16 November 2013, sementara pada akhir Januari 2014 pekerjaan belum selesai.tpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota