Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Mencekam! Jalan Sekitar Mapolda Riau Ditutup, Polisi Bersenjata Berjaga-jaga PDF Cetak Email
Rabu, 16 Mei 2018 10:21

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Pasca aksi serangan terduga teroris Rabu (16/5/2018) pagi ke Mapolda Riau, akses jalan sekitaran ditutup. Seperti jalan Jenderal Sudirman depan Mapolda dan Jalan Gajah Mada.Dari pantauan, kondisi saat ini masih mencekam. Polisi bersenjata lengkap tampak berjaga-jaga di sekitaran lokasi.

Menurut informasi , awalnya ada pengendara mobil Toyota Avanza warna putih BM 1192 RQ yang tiba-tiba menerobos masuk ke dalam Mapolda Riau dari Jalan Sudirman.Sempat ditegah petugas, namun si pengendara tetap memaksa masuk dan menabrak beberapa orang yang ada di dalam Mapolda Riau.

Salah seorang terduga teroris lalu turun dan membacok personel polisi di lokasi.Belum diketahui pasti berapa orang jumlah korban. Temasuk jumlah terduga teroris yang melakukan penyerangan.

Namun menurut informasi, beberapa orang teroris berhasil dilumpuhkan oleh petugas.Saat ini, kondisi di sekitar Mapolda Riau belum kondusif. Dihimbau masyarakat tidak mengarah ke Mapolda Riau terlebih dahulu.tpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota