Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kasus TPPU Rp265 Miliar, Mantan Dirut PT BLJ Kembali Diadili PDF Cetak Email
Selasa, 15 Mei 2018 20:56

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Mantan Dirut PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Yusrizal Handayani, kembali diadili dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), sebesar Rp265 miliar, Selasa (15/5/18) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.



Sebelumnya, Yusrizal pernah diadili dalam kasus korupsi penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT Bumi Laksamana Jaya sebesar Rp300 miliar. Dia dihukum selama 10 tahun 6 bulan penjara.


Untuk kasus TPPU yang dipimpin majelis hakim Kamazaro Waruwu SH ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Safitra SH, mendakwa Yusrizal Handayani dengan pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tentang TPPU, subsider pasal 4 UU Nomor 18 Tentang TPPU.


JPU dalam dakwaannya mengatakan, perbuatan terdakwa Yusrizal Handayani bersama Suhernawati (berkas terpisah), pada tahun 2012-Oktober 2014,uang hasil korupsi sebesar Rp265 miliar dari Rp300 miliar dana penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT BLJ tersebut, digunakan untuk pencucian uang di antaranya untuk membeli saham PT Surya Citra Riau Rp2 miliar.


"Diantaranya, membeli 1 persil tanah seluas 9.829 m2 di Kelurahan Sidomulyo, Pekanbaru. Membeli dua persil tanah selias 34.750 m2 dan luas 10.637,5 m2 di Jalan Batu II, Balai Punggut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis,"kata jaksa.


Kemudian, membeli 50 persil tanah dengan luas 100.000 m2 di Sungai Osak, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, serta beberapa persil tanah lainnya.


Untuk kasus ini, Yusrizal tidak didampingi Penasehat Hukum. Dia beralasan telah dizolimi, karena sebelumnya sudah dihukum dalam perkara ini selama 10 tahun enam bulan.


Atas tanggapan terdakwa ini, majelis hakim mencoba memberi penjelasan, bahwa kasus sebelumnya terdakwa divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Sementara kasus kali ini terkait TPPU.nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu