Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Diupah Rp10 Juta, Kurir Tiga Kilo Sabu Ini Digagalkan Polresta Pekanbaru PDF Cetak Email
Senin, 14 Mei 2018 19:38

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Polresta Pekanbaru menangkap kurir Narkoba berinisial Ok (28), warga Sumatera Barat. Dari tangannya, polisi mengamankan 3,2 kilogram sabu-sabu.

 


Rencananya, sabu itu akan diedarkan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Namun rencana itu akhirnya buyar setelah Ok diamankan Polisi. Sedangkan bandar atau pemilik sabu, sejauh ini masih dalam penyelidikan petugas.


Hal itu terungkap dalam ekspose yang digelar di Mapolresta Pekanbaru, Senin (14/5/18)."Tersangka ini diduga sebagai kurir, dan ia sudah tiga kali melakukan aksinya, yang ketiga berhasil digagalkan petugas," ungkap Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata.


Dikatakan, Ok diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru, Jumat (4/5/18) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Ketika itu ia tengah melintasi Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai setelah berangkat dari Duri menuju Sumbar.


"Jika ditotal nilainya, barang haram ini mencapai Rp4,8 miliar. Dengan tertangkapnya sabu ini sama halnya menyelamatkan 19 ribu orang generasi muda Indonesia dari bahaya narkoba," tambahnya.


Gerak-gerik Ok sudah mulai terpantau saat ia akan menjemput barang haram itu ke Duri. Diduga, Ok sudah menyadari aksinya tercium petugas. Karena itu, ia tidak langsung pergi menuju Duri, namun terlebih dahulu ke Dumai. Dari kota pelabuhan itu, ia kembali singgah ke Duri guna mengambil sabu tersebut.


Namun taktik itu ternyata tak mempan. Petugas terus membuntuti aksinya. Hasilnya, tersangka yang mengendarai mobil merek Honda Brio BA 1594 OT, diberhentikan petugas saat akan masuk ke Kota Pekanbaru, setelah berangkat dari Kota Duri. Kepada polisi, dia mengaku mendapat upah sebanyak Rp10 juta setiap kali pengiriman.r24/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran