Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal keenam

    cahari olehmu akan sahabat,
    yang boleh dijadikan obat.

    cahari olehmu akan guru,
    yang boleh tahukan tiap seteru.

    cahari olehmu akan isteri,
    yang boleh menyerahkan diri.

    cahari olehmu akan kawan,
    pilih segala orang yang setiawan.

    cahari olehmu akan abdi,
    yang ada baik sedikit budi,



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Sempat Dirawat, Korban Ledakan Meriam di Gunung Sahilan Meninggal PDF Cetak Email
Jumat, 11 Mei 2018 08:22

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Korban musibah ledakan Meriam Lelo di Gunung Sahilan bertambah. Rafika Alni, 16 tahun, warga Desa Gunung Sahilan Kecamatan Gunung Sahilan ini meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru.

 


Rafika adalah pelajar Siswa SMK Negeri 1 Gunung Sahilan dan saa kejadian masih mengenakan seragam Pramuka.Dari keterangan Camat Gunung Sahilan Dedi Herman, nyawa korban tak terselamatkan diduga karena pendarahan yang sangat parah di paha sebelah kirinya. Paha Rafika sobek terkena pecahan Lelo.


"Korban meninggal letusan meriam Kerajaan Gunung Sahilan. Rapika Alni, pelajar berusia 16 tahun, warga Desa Subarak, Kecamatan Gunung Sahilan. Rafika menghembuskan nafas terakhir malam tadi (9/5/2018) sekitar pukul 21.00 WIB di Rumah Sakit Syafira, Pekanbaru," jelas Dedi, Kamis (10/5).


Rapika dilarikan ke rumah sakit ini karena mengalami luka parah di bagian paha sebelah kiri. Serpihan pecahan mariam menancap di pahanya.


Jenazah Rapika Alni yang tiba di kediamannya di Desa Subarak pada pukul 24.00 WIB disambut isak tanggis keluarganya dan warga. Rafika merupakan siswa kelas XII atau kelas dua Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Gunung Sahilan.grc/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran