Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
DPO, Jaksa Tangkap Koruptor Sistim Keuangan Desa di Siak PDF Cetak Email
Jumat, 04 Mei 2018 19:29

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak dengan dibantu tim Intel Kejati Riau serta Kejaksaan Agung RI, berhasil menangkap seorang DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus dugaan Korupsi pengadaan paket program sistem keuangan desa berinisial AH.

 


Pria berusia sekitar 50 tahunan ini ditangkap pada Kamis (3/5/2018) malam tadi sekitar Pukul 22.30 WIB di Episentrum Kuningan, Jakarta Selatan. Ketika itu AH sedang berjualan kopi mobile (Kafe mobil, red). Tersangka ini pun tak berkutik dan langsung diamankan tim gabungan.


Kasipidsus Kejari Siak Immanuel Tarigan yang turut dalam penangkapan tersebut menuturkan, AH dibawa ke Kejati Riau untuk proses administrasi. Tersangka tiba di kantor Kejati Riau Jumat sore sekitar Pukul 16.15 WIB dan langsung digiring ke ruangan penyidikan.


Ia melanjutkan, AH diduga terlibat dalam korupsi pengadaan paket program sistem keuangan desa yang bersumber dari alokasi dana desa tahun 2015 di Kabupaten Siak, dengan perkiraan kerugian negara sebesar Rp1.163.000.000 (Satu Miliar lebih, red).


Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau Muspidauan menerangkan, HA sudah menjadi DPO Kejaksaan Negeri Siak selama lima bulan. Kemudian, ia diamankan sesuai dengan Surat Permohonan Kejaksaan Tinggi Riau tertanggal 25 Januari 2018.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri