Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Jaksa Bidik Dugaan Korupsi Proyek Drainase Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru PDF Cetak Email
Kamis, 03 Mei 2018 22:27

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru mulai melirik adanya dugaan korupsi proyek pembangunan drainase di jalan Soekarno-Hatta senilai Rp11 miliar.

 


Kuat dugaan, proyek itu tidak sesuai spesifikasi hingga berpotensi menimbulkan kerugian negara. Proyek pembangunan drainase itu dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau pada tahun 2016. Drainase dibangun dari simpang Jalan Riau hingga Mal SKA Pekanbaru.


Proyek ini juga sudah dilaporkan Kejari Pekanbaru ke Bagian Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Hal itu dibenarkan Asisten Pidsus Kejati Riau, Subekhan, tapi dia mengaku tidak tahu pasti tentang proyek tersebut.


"Memang ada (laporan dari Kejari Pekanbaru-red), tapi saya kurang tahu drainase yang mana. Ada beberapa kegiatan, ada laporannya," kata Subekhan, Kamis (3/5/18).


Sementara, Kepala Dinas PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto, tak menampik kalau pihaknya sedang mengerjakan pembangunan drainase Soekarno-Hatta. "Iya, ada drainase Soekarno-Hatta," ucap Dadang.


Dari penelusuran di website : www.lpse.riau.go.id, proyek itu memiliki kode 6873039, dengan nama paket : Pembangunan Drainase Jl Soekarno Hatta Pekanbaru Paket A (Simpang Jl Riau-Simpang SKA).


Pengerjaan proyek bersumber dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2016 dengan nilai pagu paket Rp14.314.000.000. Proyek itu dimenangkan PT Sabarjaya Karyatama dengan nilai penawaran Rp11.450.609.000, menyisihkan 193 perusahaan lainnya.


Proyek drainase itu sempat menjadi sorotan Komisi D DPRD Riau ketika inspeksi mendadak, Senin (23/1/2018) lalu. Selain itu, anggota dewan juga  meninjau sejumlah proyek lain di Kota Pekanbaru yang dikerjakan Dinas PUPR Riau, seperti proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Tunjuk Ajar Integritas Provinsi Riau di Jalan Ahmad Yani.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota