Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Dugaan Pugli, Jaksa Periksa Kepala BPN Kampar PDF Cetak Email
Rabu, 02 Mei 2018 19:53

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kampar, Suwandi Idris mengaku ditanyai seputar prosedur penerbitan Sertifikat tanah dalam program Prona.

 

Ia juga membawa sejumlah dokumen saat memenuhi panggilan Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kampar, Rabu (2/5/18).


Suwandi mengaku banyak ditanyai seputar prosedur dan kewenangan BPN dalam Prona. Menurut dia, ada batasan kewenangan antara BPN dengan Pemerintah Desa. Ia mengatakan, BPN memproses pengurusan sertifikat berdasarkan usulan yang dikirim Kepala Desa.



"Saya membawa dokumen-dokumen lama. Surat penugasan, sertifikat yang diterbitkan atas nama siapa saja," ujar Suwandi. Menurut dia, BPN tidak berhubungan langsung dengan masyarakat. Sertifikat diserahkan melalui Kepala Desa.


Suwandi tidak tahu pungutan liar yang dilaporkan ke Kejari Kampar. Ia belum menjabat Kepala BPN saat dugaan pungli itu dilakukan sesuai dengan isi laporan.


"Pejabat-pejabatnya (yang mengurus penerbitan sertifikat) sudah pindah semua. Tinggal petugas ukur ada dua orang," kata Suwandi. Ia enggan berkomentar lebih jauh soal laporan yang menyasar lembaga dipimpinnya. Ia bahkan mengaku belum tahu isi laporan tersebut.


Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kampar, Devitra Romiza mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dugaan pungli dari sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat, April lalu. Dugaan pungli itu di Desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sahilan tahun 2016.tpc/nor



 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy