Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Diupah Rp6 Juta, Tukang Cuci Motor Ini Bawa 5 Kilo Sabu PDF Cetak Email
Selasa, 17 April 2018 18:08

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- EA, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pencuci kendaraan motor ini harus meringkuk di sel Penjara Ditnarkoba Polda Riau, karena nekat membawa Narkoba 5 kilogram sabu-sabu.

 


Jasa haramnya mengantarkan narkotika jenis sabu sabu dari Dumai ke Kota Pekanbaru berakhir di sebuah warung soto di jalan Lintas Pekanbaru-Dumai, Sabtu (14/4/2018) lalu.Ia tak berkutik saat diamankan aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba.


Delapan kali ia menjadi kurir mengantarkan barang haram dari Dumai ke Pekanbaru selalu berjalan mulus. Ia sial di upaya yang ke sembilan kalinya.


Sabu seberat lima kilogram yang dibawanya menggunakan Honda Freed ketahuan oleh aparat penegak hukum."Pelaku lagi makan soto saat diamankan. Jadi dia ini sudah delapa kali jadi kurir," ungkap Direktur Reserse Kriminal Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono, Selasa (17/4/18).


Bersamanya petugas turut mengamankan lima bungkus butiran putih diduga narkoba jenis sabu seberat lima kilogram.


"Ada lima bungkus, masing-masing diperkirakan beratnya satu kilogram, jadi total asa sekitar lima kilogram," lanjutnya.


Dalam setiap kali melaksanakan tugasnya mengantar sabu, EA diberi upah Rp 500 Ribu. Ia biasanya hanya mengantarkan sabu dalam ukuran kecil, hitungan gram saja.


Kali ini ia mengaku baru pertama kali membawa sabu seberat lima kilogram."Yang terakhir ini dijanjikan upah Rp 6 Juta, baru diterima Rp 3 juta. Rencana diantar ke Pekanbaru, menunggu telpon," lanjutnya.


Terhadap pelaku akan dikenakan Pasal 114 ayat 2, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, denga ancaman maksimal hukuman mati.tpc/nor


 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar