Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Diupah Rp6 Juta, Tukang Cuci Motor Ini Bawa 5 Kilo Sabu PDF Cetak Email
Selasa, 17 April 2018 18:08

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- EA, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pencuci kendaraan motor ini harus meringkuk di sel Penjara Ditnarkoba Polda Riau, karena nekat membawa Narkoba 5 kilogram sabu-sabu.

 


Jasa haramnya mengantarkan narkotika jenis sabu sabu dari Dumai ke Kota Pekanbaru berakhir di sebuah warung soto di jalan Lintas Pekanbaru-Dumai, Sabtu (14/4/2018) lalu.Ia tak berkutik saat diamankan aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba.


Delapan kali ia menjadi kurir mengantarkan barang haram dari Dumai ke Pekanbaru selalu berjalan mulus. Ia sial di upaya yang ke sembilan kalinya.


Sabu seberat lima kilogram yang dibawanya menggunakan Honda Freed ketahuan oleh aparat penegak hukum."Pelaku lagi makan soto saat diamankan. Jadi dia ini sudah delapa kali jadi kurir," ungkap Direktur Reserse Kriminal Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono, Selasa (17/4/18).


Bersamanya petugas turut mengamankan lima bungkus butiran putih diduga narkoba jenis sabu seberat lima kilogram.


"Ada lima bungkus, masing-masing diperkirakan beratnya satu kilogram, jadi total asa sekitar lima kilogram," lanjutnya.


Dalam setiap kali melaksanakan tugasnya mengantar sabu, EA diberi upah Rp 500 Ribu. Ia biasanya hanya mengantarkan sabu dalam ukuran kecil, hitungan gram saja.


Kali ini ia mengaku baru pertama kali membawa sabu seberat lima kilogram."Yang terakhir ini dijanjikan upah Rp 6 Juta, baru diterima Rp 3 juta. Rencana diantar ke Pekanbaru, menunggu telpon," lanjutnya.


Terhadap pelaku akan dikenakan Pasal 114 ayat 2, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, denga ancaman maksimal hukuman mati.tpc/nor


 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat