Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kurir 3 Kilo Sabu dan 2.000 Butir Ekstasi di Rohil Diupah Rp10 Juta PDF Cetak Email
Senin, 16 April 2018 19:38

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Dua orang pria, masing-masing berinisial ES dan DW diduga berperan sebagai kurir Narkoba. Aksi mereka terbongkar setelah kendaraan yang digunakan membawa Sabu dan Ekstasi dicegat saat razia yang digelar jajaran Polres Rohil.

 

 


Usut punya usut, Narkoba bernilai Miliaran Rupiah ini dibawa dari Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis tujuan Medan - Sumatera Utara. Diduga, barang haram tersebut masuk dari negara Malaysia melalui perairan, demikian diungkapkan Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto.


Adapun ini merupakan aksi kedua dari kurir tersebut. Yang pertama sempat lolos dari endusan polisi. "Pengakuannya ini yang kedua kalinya. Saat yang kedua, kita berhasil amankan mereka," ucap Sigit berbincang, Senin (16/4/18) siang.


Pengakuan ES dan DW, mereka diupah masing-masingnya sebesar Rp10 juta untuk membawa Narkoba ini hingga ketujuan. Komunikasi antara kurir dan sipenyuruh menggunakan telepon seluler, sehingga sulit bagi polisi melacaknya hingga ke jaringan atas.


"Dibayar Rp10 juta untuk membawa Narkoba itu sampai ke alamat tujuan. Jadi rutenya, dari Bengkalis ke Rohil dibawa oleh ES. Kemudian setelahnya diserahkan ke DW untuk dibawa dari Rohil menuju Medan, Sumatera Utara," yakin Kapolres Rohil ini.


Belum sempat rencana itu berjalan, ES keburu ditangkap dalam razia Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar polisi diruas jalan depan Mapolres Rohil pada Sabtu (14/4/18) tengah malam lalu. Dari tangannya ditemukan tiga Kilogram Sabu serta 2.000 Butir Pil Ekstasi.


Sabu dan Ekstasi itu rencananya hendak diserahkan ES ke tangan DW, yang sudah menunggunya disalah satu hotel di Baganbatu Kabupaten Rohil. Tak butuh waktu lama buat aparat berwajib untuk meringkus DW, sehingga keduanya langsung diamankan ke kantor polisi.grc/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar