Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Camat Kampar Utara Ditahan Polisi PDF Cetak Email
Minggu, 15 April 2018 19:06

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Lama tak terdengar, kabar tentang kasus korupsi dengan tersangka Iskandar kembali muncul. Kepolisian Resor Kampar akhirnya menahan mantan Camat Kampar Utara.

 


Iskandar telah ditetapkan tersangka dalam korupsi Dana Desa tahun 2015 sejak pertengahan 2017 dan ditahan sejak Jumat (13/4/18).Sejak itu, tidak ada perkembangan maupun keterangan dari Polres Kampar terkait penanganan kasus tersebut.


Korupsi yang menjerat Iskandar saat ia dipercaya sebagai Penjabat empat Kepala di Kampar Utara sekaligus.Keempat desa itu yakni, Kampung Panjang, Sungai Jalau, Muara Jalai dan Sei Tonang.


Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kampar, AKP. Fajri mengungkapkan, Dana Desa bersumber dari APBN 2015. Besarannya bervariasi di tiap desa.


‎‎"‎Pada saat pencairan dana di bank Cabang Bangkinang, sebagian Dana Desa disimpan oleh Pj. Kades (Iskandar) dan selanjutnya dana tersebut dimasukkan ke dalam rekening pribadinya," jelas Fajri.


Menurut Fajri, hasil audit BPKP Perwakilan Provinsi Riau, ditemukan kerugian negara sebesar Rp274.959.700.Oleh karena itu, pihaknya melakukan penahanan untuk proses penyidikan lebih lanjut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun sebelumnya, Dana Desa dengan total Rp628 juta dari keempat desa itu dicairkan melalui rekening Iskandar.


Dana itu untuk pengerjaan semenisasi jalan dan pengerukan irigasi desa. Kabarnya, hasil pengerjaan pun tidak sesuai dengan spesifikasi proyek.tpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar