Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
BKD Riau Minta Kepala Bapenda Pecat Pelaku Pembakar Istana Siak PDF Cetak Email
Kamis, 11 Januari 2018 19:37

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan meminta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau untuk memecat bawahannya Tengku Said Abdullah alias Faisal (41), pelaku pembakar patung diorama Istana Siak Senin (8/1/2018) lalu.

 


Faisal yang merupakan warga Jalan Delima Gang Delima XI RT 05 RW 01 Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau itu ditangkap polisi di Pekanbaru Selasa (9/1/18) itu, ternyata sehari-hari merupakan tenaga honorer di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau. Tentu, tertangkapnya Faisal langsung mencoreng nama baik instansi di tempatnya bekerja.



Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Ikhwan Ridwan, Kamis (11/1/2018) menegaskan jika yang bersangkutan bisa langsung dipecat oleh Kepala Bapenda Riau tanpa harus melalui proses BKD Riau.


"Tengku Said Abdullah itu statusnya pegawai honorer, bukan pegawai negeri sipil (PNS). Jadi Kepala Bapenda bisa langsung memecat status yang bersangkutan sebagai pegawai honorer, tak perlu lagi ke BKD," tegasnya.


Hal itu bisa dilakukan, sebut Ikhwan Ridwan, karena status honorer Tengku Said Abdullah di Bapenda Riau sifatnya tidak mengikat, sehingga bisa langsung ditangani oleh kepala OPD ditempatnya bekerja.


Atas kejadian tersebut, mantan Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau ini mengimbau kepada seluruh honorer maupun ASN untuk fokus bekerja sesuai dengan aturan, dengan cara mengikuti dan mentaati ditaati prosedur bekerja.


Sementara itu, Kepala Bapenda Riau Indra Putra Yana saat dikonfirmasi juga membenarkan bahwa tersangka percobaan pembakaran patung diorama merupakan pegawai honorer di dinas yang dipimpinnya.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang