Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
OTK Coba Bakar Isi Dalam Istana Siak PDF Cetak Email
Senin, 08 Januari 2018 20:43

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Kejadian memilukan terkadi di Istana peninggalan Kerajaan Siak Sultan Syarif Kasim, kejadiannya adalah orang tak dikenal (OTK) membakar isi dalam istana tersebut.

 

Beruntung kejadian cepat diketahui pihak petugas penjaga istana, sehingga hanya menghanguskan beberapa pakaian patung simulasi rapat raja, dan kain tirai.


Senin (8/1/18), Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya bahwa kejadian terjadi sekitar pukuk 14.00 WIB, saat itu kejadian cukup kecapat dan petugas langsung memadamkan api.


"Saat itu kejadian cukup cepat karena aksi pembakaran itu diduga menggunakan bensin, untungnya petugas yang berjaga langsung memadamkan api," ujar Fauzi.


Atas kejadian tersebut saat ini sudah dilaporkan ke Polsek Siak untuk proses penyelidikan. "Kita sudah laporkan ke polisi, saat ini masih di proses polisi," tambah Fauzi.rtc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat