Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
GMRB Desak Aspidsus Kejati Riau Dicopot PDF Cetak Email
Kamis, 04 Januari 2018 19:37

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Gerakan Masyarakat Riau Bersih (GMRB) melakukan aksi demo di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, menuntut pengusutan kasus korupsi SPPD Fiktif di Dispenda Riau.

 


Massa dalam aksi tersebut, mereka menyebutkan SF Haryanto ataupun mantan Kepala Dispenda Riau tersebut, merupakan dalang dari korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif.


"Kita melihat adanya kejanggalan dalam penyelidikan kasus SPPD fiktif ini. Kami melihat bahwa SF Haryanto tidak tersentuh," ujar orator aksi Mutaqqin. Kamis (4/1/18).


Kemudian, massa mengungkapkan bahwa tidak mungkin SF Haryanto tidak terlibat dalam kasus SPPD fiktif ini. SF Haryanto yang pada saat itu merupakan Kepala Dispenda merupakan pejabat yang menguasai anggaran di Dispenda Riau."Sebagai Kepala Dispenda waktu itu, tidak mungkin SF Haryanto ini tidak terlibat," sambungnya.


Ada empat tuntutan massa yakni, meminta periksa dan tangkap SF Haryanto selaku otak pelaku dibalik kasus korupsi dana SPPD fiktik tahun 2015, dan juga telah bekerjasama dengan Adpidsus Sugeng Riyanta dalam penanganan kasus ini.


Kedua, menduga adanya aliran dana ke tiga anggota DPRD Provinsi Riau atas nama Hj Supriati, Erizal Muluk dan Ilyas HU.Ketiga, meminta periksa Masperi (Asisten II Setdaprov Riau) yang terlibat dalam kasus korupsi dana SPPD fiktif dan pengadaan baju batik.


Terakhir, mencopot Sugeng Riyanta selaku Adpidsus Kejati Riau karena diduga telah menerima uang dari SF Hariyanto atas dugaan kasus korupsi dana SPPD fiktif tahun 2015.snj/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran