Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kejati Beri Sinyal Tersangka Baru Korupsi Bapenda Riau Penikmat Aliran Dana PDF Cetak Email
Rabu, 06 Desember 2017 19:01

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Proses hukum dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau sudah memasuki babak baru. Dua orang tersangka dalam perkara ini, Deliana dan Deyu sudah menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

 

Dalam sidang perdana awal pekan lalu tersebut terungkap sejumlah nama penikmat dugaan kerugian negara dalam perjara tipikor ini. Sejumlah nama-nama ini merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), sama seperti dua orang terdakwa kini duduk di kursi pesakitan.

 

Penyidikan perkara ini tidak berhenti pada dua orang ini saja. Kejati telah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (Sprindik) baru. Hanya saja belum diungkap siapa tersangka dalam Sprindik baru tersebut.

 

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas terdakwa Deyu disebutkan sejumlah nama yang turut bertanggung jawab atas dugaan kerugian negara. Terkait nama-nama tersebut, kejati memberi sinyal siapa tersangka baru dalam perkara ini.

 

"Ikuti saja perkembangan di persidangan dan hasil penyidikan baru terkait itu yang saat ini masih berlangsung," ungkap Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta SH, Rabu (6/12/2017).

 

Selain kedua terdakwa, sejumlah nama yang dituangkan penyidik dalam dakwaan itu antara lain, DE yang disebut bertanggug jawab atas Rp 72.020.000, SFM yang disebut bertanggung jawab atas Rp 1.150.000, Tm bertanggung jawab atas Rp 12.211.000, DAY bertanggung jawab sejumlah Rp 104.900.445.

 

Lalu, RD bertanggung jawab sejumlah Rp 87.779.281, selanjutnya ada inisial AU yanf disebut bertanggung jawab senilai Rp 99.113.653, Ya yang disebut bertanggung jawab atas Rp 35.869.700, dan S.A yang disebut menikmati Rp 38.187.018. Seluruh nama tersebut saat ini masih beratatus sebagai saksi, dan mereka disebut sebagai pihak yang diuntungkan dalam perkara ini.tpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat