Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Korupsi Jembatan Enok, Jaksa Tahan Direktur PT Ramadhan Raya PDF Cetak Email
Rabu, 06 Desember 2017 12:45

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan melakukan penahanan terhadap tersangka Taufik, Direktur PT Ramadhan Raya, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Jembatan Sungai Enok, Kecamatan Enok pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir.

Penahanan dilakukan pada Selasa (5/12/17) kemarin. Proyek ini bersumber dari dana APBD Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2013 dengan nilai kontrak addendum pertama sebesar Rp 9.997.465.000.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tembilahan, Lulus Mustofa SH didampingi Kasi Pidsus, Sonang SH dan Kasi Intel, Ari Supandi SH mengatakan, b didalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Enok ini penyidik menemukan penyimpangan dalam pelaksanaannya tidak sesuai bestek, sehingga menimbulkan kerugian negara kurang lebih sebesar 2,1 miliar.

"Pekerjaan proyek Jembatan Sungai Enok ini berasal dari dana APBD Inhil dari tahun 2011 sampai 2014," ujar Kajari.

Dalam kasus ini, Tim penyidik Kejaksaan Negeri Tembilahan bersama tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyelidikan lapangan.

"Mengenai, penambahan tersangka lain dalam kasus ini, dalam waktu dekat kami akan sampaikan," jawabnya.

Pengamatan di lapangan, tampak tersangka yang mengenakan rompi bertuliskan 'Tahanan Korupsi Kejaksaan Negeri Tembilahan' ini dibawa oleh petugas menggunakan mobil Toyota Avanza warna menuju menuju Lemabaga Pemasyarakatan Tembilahan.rtc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu