Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Jaksa Tuntut Terdakwa Korupsi Tower Triangle Inhu Tujuh Tahun Penjara PDF Cetak Email
Selasa, 05 Desember 2017 11:50

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Charfios Anwar (28), selaku fasilitator kecamatan yang menjadi terdakwa dalam kasus korupsi dana Pembangunan Tower Triangle dan jaringan wifi 19 desa di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dituntut jaksa selama tujuh tahun penjara, Selasa (5/12/17) di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.



Jaksa Penuntut Umum (JPU) RM Yusuf Trisna Jaya SH dalam amar tuntutannya menyatakan, terdakwa bersalah melanggar pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Selain hukuman penjara, terdakwa juga harus membayar denda sebesar Rp200 juta subsider tiga bulan penjara."Menghukum terdakwa untuk membayaruang pengganti kerugian kepada negara sebesar Rp363 juta,"kata jaksa.

Apabila uang pengganti tidak dibayar, maka dapat diganti dengan penjara selama 3 tahun dan 6 bulan penjara. Atas tuntutan itu, terdakwa tampak lesu.

Melalui kuasa hukumnya Firdaus Basir SH, terdakwa mengajukan pembelaan (pledoi). Sidang yang dipimpin majelis hakim Toni Irfan SH ini, ditunda pekan depan.


Dugaan korupsi ini terjadi pada tahun 2015 lalu. Ketika itu, terdakwa Charfios selaku fasilitator kecamatan diduga mengatur pembangunan tower triangle.



Anggaran yang bersumber dari Bankeu Pemprov Riau sebesar Rp500 juta itu, dialokasikan terdakwa untuk 19 desa. Masing-masing desa mendapatkan Rp60 juta.Berdasarkan audit, negara dirugikan sekitar Rp363.650.000. nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri