Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Massa Minta Kasus Dugaan Korupsi Bupati dan Bankeu DPRD Riau Diusut PDF Cetak Email
Kamis, 12 Oktober 2017 15:43

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Puluhan massa yang mengatasnamakan Forum Pemuda Mahasiswa Nasional (For Pemanas) menggelar aksi demonstasi di kantor DPRD Riau, Kamis (12/10/2017). Mereka meminta permasalahan korupsi di kabupaten dan provinsi dituntaskan.

"Kita ingin perwakilan DPRD Riau datang menghampiri kami untuk berbicara tentang Riau," kata koordinator lapangan, Erlangga.

Dalam orasinya massa mendesak pimpinan DPRD Riau serta empat kepala daerah kabupaten dan Riau diadili. Karena mereka dianggap melakukan praktek korupsi.

"Kita minta mereka ini di usut, dan diadili, sebab telah melakukan korupsi dan menghabiskan uang rakyat," katanya lagi.

Erlangga mengatakan, ada lima tuntunan For Pemanas. Diantaranya pertama, minta agar segera diusut dana bantuan keuangan (Bankeu) ketua dan anggota DPRD Riau tahun 2016 serta bongkar dokumen buku lintang DPRD Riau.

Kedua, kejaksaan segerakan kasasi kepada MA atas vonis bebas Suparman oleh hakim atas nama Rinaldi Triahdiko dan dugaan keterlibatan Dedi Handoko atas dugaan penyuapan hakim.

Ketiga, dugaan intervensi Andi Rachman atau gubernur Riau terhadap penyelenggaraan seleksi CPNS 2017.

Sementara pada poin keempat, para demonstran menyuarakan agar Bupati Siak Syamsuar ditangkap dan diperiksa atas dugaan keterlibatan pemalsuan dokumen proyek jembatan sungai Kelakap tahun 2014 sebesar Rp9.058.173.000.

Dan kelima, massa yang berdemo meminta agar Bupati Pelalawan HM Harris segera diperiksa atas dugaan korupsi Rp10 miliar dana tidak terduga pada APBD Pelalawan tahun 2012-2013.

Tak itu saja, para demonstran ini juga menuding perusahaan Sinarmas, RAPP, Indahkiat, PT Arara Abadi, PT MAL dan PT RAKA sebagai penyebab bencana kabut asap dan pembalakan liat. Karena itu meminta meminta agar izin perusahaan dicabut.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang