Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal keenam

    cahari olehmu akan sahabat,
    yang boleh dijadikan obat.

    cahari olehmu akan guru,
    yang boleh tahukan tiap seteru.

    cahari olehmu akan isteri,
    yang boleh menyerahkan diri.

    cahari olehmu akan kawan,
    pilih segala orang yang setiawan.

    cahari olehmu akan abdi,
    yang ada baik sedikit budi,



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kejati Riau Tahan Manager Pemasaran PT SCA PDF Cetak Email
Rabu, 11 Oktober 2017 19:33

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau resmi menahan HW, Manager Pemasaran PT SCA, tersangka dugaan Korupsi pengadaan lampu Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Rabu (11/10/17) petang.

 

Tersangka ini diketahui kecipratan sembilan proyek dalam kasus itu. Hal itu diungkapkan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Riau, Sugeng Riyanta.

 

"Kita langsung melakukan penahanan di Rutan (Sialang Bungkuk Pekanbaru) hari ini. Tadi kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap HW tersebut," sebut Sugeng Riyanta.

 

Pekerjaan HW diketahui seorang Manager pemasaran di PT SCA yang berkantor di Jakarta. Perusahaan itu juga diketahui sebagai pihak yang menyediakan pengadaan. Dalam kasus ini, HW tidak cuma sebagai Manager pemasaran, melainkan juga ikut menggarap proyek yang diduga terdapat unsur Korupsi.

 

"Dia bertindak selaku manajer pemasaran. Selain itu di lapangan juga bertindak sebagai penggarap proyek sebanyak sembilan paket. Kan total ada 29 paket ya, sisanya dibagi-bagi dengan tersangka lainnya," beber mantan Kajari Mukomuko ini menjabarkan modus Korupsi tersangka.

 

"Disamping dia yang jual, dia juga ngerjakan yang paket itu. Lalu dia juga kemudian yang menyediakan barang paket yang digarap tersangka (Broker) lainnya. Jadi inilah akal-akalannya. Kita sudah peroleh bukti cukup. Misalnya barang tidak sesuai spek, sertifikat ISO tidak ada, merek tak ada, garansi tak ada, dan lainnya," kata dia.

 

Alasan HW ditahan, sambung Sugeng, karena beberapa pertimbangan. Pertama karena tersangka berdomisili di Jakarta, dan kedua Kejati Riau punya bukti surat pemanggilan sebanyak dua kali, yang ternyata kembali (ke Penyidik, red). "Jadi diputuskan, efektivitasnya perlu dilakukan penahanan," pungkasnya.

 

Selain HW, ada empat tersangka lainnya turut terseret kasus ini. Mereka diantaranya M selaku penanggung jawab proyek sekaligus pejabat pemerintahan (Kuasa Pengguna Anggaran, red), ABD (Pihak swasta, red), MJ dan MHR.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang