Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Oknum Brimob Coba Perkosa PRT Komandannya PDF Cetak Email
Rabu, 04 Mei 2011 22:22

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Seorang oknum Brimobda Polda Riau, Briptu Juf (32), nekat mencoba memperkosa pembantu rumah tangga (PRT) Kasi Ops Brimobda Riau. Parahnya lagi, upaya pemerkosaan itu dilakukannya justru di rumah komandannya itu.

Berdasarkan fakta persidangan, Rabu (4/5) di Pengadilan Negeri Pekanbaru dengan majelis hakim yang dipimpin Suwono SH terungkap, kalau pemerkosaan terhadap PRT sebut saja, Mawar, terjadi sebanyak dua kali. Yakni, pada tanggal 4  Desember 2010 dan tanggal  15 Desember 2010 lalu.

Berawal ketika itu, korban tengah membersihkan salah satu kamar di rumah Kasi Ops Brimobda di Asrama Brimob Jalan KH Ahmad Dahlan. Tiba-tiba, terdakwa masuk ke dalam kamar tersebut. Seketika itu, terdakwa Juf, langsung membekap korban dari belakang.

Selanjutnya, membaringkan tubuh korban di tempat tidur. Kemudian terdakwa berupaya memperkosa korban. Namun saat itu, korban berhasil melakukan perlawanan dengan merapatkan pahanya.

Sehingga terdakwa tidak berhasil menodai dan hanya menggesekkan alat vitalnya ke paha korban. Kemudian, korban diancam untuk tidak melaporkannya."Awas jangan bilang sama orang lain,"ujar terdakwa kepada korban, saat itu.

Aksi percobaan pemerkosaan kedua, terjadi saat korban sedang tidur di kamar. Ketika itu, terdakwa datang dan langsung menciumi pipi korban. Tidak hanya itu, terdakwa juga meraba-raba payudara korban.

Beruntung saat itu, korban terbangun dan melarikan diri. Namun aksi terdakwa akhirnya tercium juga oleh istri Kasi Ops dan selanjutnya dilaporkan. Pada persidangan, saksi dokter Rumah Sakit Polri Polda Riau, Chunin Widyaningsih menerangkan, kalau bibir rahim korban mengalami lecet.

Akibat perbuatannya itu, terdakwa Juf, dijerat oleh jaksa penuntut umum (JPU) Mardanos SH, dengan pasal 285 KUHP tentang perkosaan dan pasal 53 ayat 1 KUHP tentang percobaan pidana. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota