Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Seorang Ibu Jadi Penadah dan Bandar Shabu PDF Cetak Email
Selasa, 02 November 2010 21:17

PEKANBARU, RIAUPLUS.COM- Syahri Elvina alias Ina (45) warga Jalan Kartama Marpoyan Damai ini, terpaksa dihadirkan sebagai terdakwa di persidangan. Pasalnya, ibu rumah tangga (IRT) ini nekat menjadi penadah motor hasil curian dan pengedar Narkoba.

Dalam keterangan saksi dari kepolisian, Selasa (2/11) di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru terungkap, bahwa peristiwa penangkapan terdakwa terjadi Sabtu (17/7) silam, sekitar pukul 23.30 Wib di rumahnya. Berawal dari penangkapan seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Fernando (berkas terpisah-red).

Dari pengakuan Nando kepada polisi, bahwa motor Satria FU yang dicurinya itu, dijual dengan terdakwa seharga Rp2,5 juta. Lalu, polisi pun meminta Nando untuk menunjukkan rumah terdakwa.

"Ternyata Nando mengarahkan kami ke rumah terdakwa. Selama ini kami memang sudah mengintai terdakwa, karena sering mengedarkan shabu. Kami tidak menyangka kalau terdakwa juga penadah motor curian,"ujar saksi dari Polsekta Senapelan itu.

Selanjutnya, kesempatan itu digunakan tim buser untuk melakukan penggerebekan. Awalnya, terdakwa membantah telah membeli motor curian dari Nando. Namun setelah dihadapkan dengan Nando, barulah terdakwa mengakuinya.

Tanpa pikir panjang polisi langsung melakukan penggeledahan di kamar terdakwa. Saat itu terdakwa berusaha menyembunyikan sesuatu di bawah kain sarung, yang terletak di atas kasur.

Untung aksi terdakwa itu, dapat diketahui oleh polisi. Ternyata setelah diperiksa, ditemukan satu paket shabu seharga Rp500 ribu.

Akibat perbuatannya itu, terdakwa dijerat oleh jaksa penuntut umum (JPU) Oka Regina SH, dengan pasal berlapis yakni pasal 480 KUHP tentang penadahan dan pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sidang yang dipimpin majelis hakim Suwono SH ini, dilanjutkan satu pekan mendatang. M Nur Zein

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat