Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Baru 4 Pemilik Rumah Kos Tunjukkan Bukti PDF Cetak Email
Kamis, 21 April 2011 09:10

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemerintah Provinsi Riau melalui Biro Perlengkapan Setdaprov Riau, Rabu (20/4) memanggil 20 pemilik rumah kos-kosan di atas lahan Pemprov Riau di kawasan Kampus Universitas Riau (UR) Panam. Dari hasil pertemuan itu, ternyata hanya empat pemilik yang memiliki bukti kepemilikan lahan.

"Kemarin kita melakukan pertemuan dengan pemilik rumah kos itu. Dari 20 yang kita panggil, hanya 15 yang memenuhi panggilan kita,"sebut Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Riau, Kasmianto, melalui Kasubag Penindakan dan Pengamanan Aset Biro Perlengkapan Setdaprov Riau, Edi Saputra, kepada riauplus.com, Kamis (21/4) di kantornya.

Dikatakan Edi, setelah dicek bukti kepemilikan lahan, ternyata cuma empat pemilik rumah kos yang menunjukkan sertifikat tanah."Empat sertifikat itu, dikeluarkan BPN (Badan Pertanahan Nasional) Pekanbaru,"bebernya.

Sementara yang lainnya, tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan lahan. Alasan beragam. Diantaranya, mengaku tidak membawa surat dan ada yang hanya membawa bukti kwitansi pembelian tanah.

"Nanti bukti ini akan kita kroscek dengan BPN Pekanbaru. Kita juga akan mengundang para pihak yang telah mengeluarkan sertifikat tanah itu,"tegasnya.

Edi menyatakan, jika dalam konfrontir nanti ternyata ditemukan penyelewengan atau pelanggaran dalam penerbitan sertifikat itu, pihaknya akan menempuh jalur hukum."Pokoknya, semua yang terlibat dalam penyerobotan lahan ini, akan kita pidanakan,"paparnya lagi.

Sekadar mengingatkan, luas lahan milik Pemprov Riau di kawasan kampus UR Panam mencapai 345 hektar. Dari ratusan hektar itu, diketahui sekitar 9 hektar dikuasai pihak lain dengan cara membangun tempat kos-kosan mahasiswa. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman