Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Distamben Minta Pertamina Tambah Kuota Solar PDF Cetak Email
Kamis, 28 Maret 2013 11:17

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Riau, meminta Pertamina untuk menambah kuota BBM Solar Non Subsidi. Ini dilakukan, untuk menghindari kelangkaan Solar.

Kepala Distamben Provinsi Riau, Husni Hasan mengatakan hal itu kepada riauplus.com, Rabu (27/3/13) di kantor Gubernur Riau. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan Riau dalam mengkonsumsi Solar harus benar-benar terpenuhi.

"Kalau memang solar subsidi langka harusnya non subsidi tidak demikian adanya. Tujuannya memang tepat sasaran dan tepat penggunaan. Tetapi kalau subsidi langka dan non subsidi juga tidak ada. ini kan menjadi masalah. Jadi solusinya harus benar-benar dipersiapkan,"tegas Husni.

Terkait terjadinya kelangkaan BBM Solar belakangan, Husni mengaku jika pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina dalam membahas solusi terkait kelangkaan yang terjadi ini.

Perhatian Pemprov Riau melalui Distamben sudah menyurati untuk mempertanyakan langsung kendala yang terjadi terkait kelangkaan tersebut.

"Kalau memang harga subsidi berbeda cukup jauh dengan non subsidi, selama ketersediaannya mencukupi, saya yakin masyarakat tetap membeli. Intinya harus tepat sasaran,"tuturnya.

Kurangnya pasokan Solar di tengah masyarakat menurut Husni, sangat krusial dalam menggerakkan roda perekonomian. Karena sebagai salah satu urat nadi ekonomi, solar harus tersedia sesuai kebutuhan. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail
Galeri Upacara HUT Ke-69 RI Pemprov Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang